Dugaan Kecelakaan Kerja Maut di PT. Platinum Cemerlang Indonesia: Buruh Tewas Usai Jatuh dari Ketinggian 14 Meter

Jombang ll perskpknews.com – 12 September 2024 – Tragedi terjadi di area pembangunan pabrik PT. Platinum Cemerlang Indonesia (PT. PCI), tepatnya di Desa/Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang. Sekitar pukul 10.10 WIB, seorang pekerja konstruksi bernama Abdul Rohman (39) dilaporkan terjatuh dari ketinggian sekitar 14 meter saat memasang atap pabrik, dan akhirnya meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis. Kecelakaan tersebut mengundang perhatian serius terhadap keselamatan kerja di lokasi proyek pembangunan pabrik.

Korban Berjuang Sebelum Akhirnya Meninggal Dunia

Abdul Rohman, pria asal Pasuruan yang telah bekerja sebagai tenaga konstruksi di PT. PCI selama sekitar 8 bulan, tengah menjalankan tugasnya saat angin kencang mendadak menghantam area tempatnya bekerja. Insiden tersebut menyebabkan korban kehilangan keseimbangan dan jatuh dari ketinggian yang diperkirakan mencapai 14 meter.

Setelah kejadian, rekan-rekan kerjanya segera membawa korban ke Puskesmas Bandarkedungmulyo menggunakan kendaraan operasional perusahaan. Meski sempat sadar dan mendapatkan penanganan awal, korban mengalami luka serius, termasuk cedera di dahi dan patah tulang pada kedua kaki. Karena kondisinya yang semakin memburuk, korban segera dirujuk ke RSUD Kertosono untuk perawatan lebih lanjut.

Namun, upaya medis tak dapat menyelamatkan nyawa Abdul Rohman. Sekitar pukul 10.55 WIB, ia dinyatakan kritis dan akhirnya meninggal dunia. Keluarga korban segera diberi kabar oleh pihak rumah sakit, dan jenazah korban dipulangkan ke rumah duka di Pasuruan pada pukul 13.25 WIB, diantar oleh perwakilan perusahaan dan mandor proyek.

Tuntutan Tanggung Jawab dan Investigasi Keselamatan Kerja

Kecelakaan tragis ini memicu perhatian dari berbagai pihak terkait aspek keselamatan kerja di PT. PCI. Pada hari Jumat, 13 September 2024, pihak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jombang dijadwalkan untuk melakukan investigasi lebih lanjut di lokasi kecelakaan. Investigasi ini diharapkan dapat mengungkap penyebab utama terjadinya kecelakaan dan mengevaluasi penerapan prosedur keselamatan di area proyek.

Kejadian ini juga memunculkan desakan dari masyarakat dan aktivis buruh agar PT. Platinum Cemerlang Indonesia segera bertanggung jawab atas kecelakaan yang merenggut nyawa pekerjanya. Sebagai perusahaan besar yang bergerak di bidang konstruksi, PT. PCI dinilai wajib untuk memastikan keselamatan para pekerjanya dengan menyediakan peralatan keselamatan yang memadai, pelatihan kerja yang optimal, serta pengawasan ketat terhadap penerapan protokol keselamatan di lapangan.

Peran Penting Keselamatan Kerja dalam Industri Konstruksi

Keselamatan kerja seharusnya menjadi prioritas utama dalam setiap proyek konstruksi, mengingat risiko yang dihadapi oleh para pekerja sangatlah tinggi. Standar keselamatan yang ketat, seperti pemakaian alat pelindung diri (APD), perlengkapan keamanan seperti jaring pengaman dan tali pengaman, serta pemantauan cuaca yang rutin, harus diterapkan secara konsisten.

PT. PCI sebagai pihak yang bertanggung jawab atas proyek tersebut diharapkan segera memberikan klarifikasi terkait langkah-langkah yang diambil untuk mencegah kecelakaan serupa terulang kembali. Selain itu, perusahaan juga wajib memberikan kompensasi yang layak kepada keluarga korban sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya penegakan standar keselamatan kerja yang lebih baik di Indonesia, khususnya di sektor konstruksi yang seringkali menjadi tempat terjadinya kecelakaan kerja dengan dampak fatal. Pihak berwenang diharapkan segera mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran yang terjadi, demi memastikan perlindungan maksimal bagi para pekerja di seluruh proyek pembangunan.

PT. PCI dan Komitmen untuk Bertanggung Jawab

Dengan investigasi yang akan dilakukan oleh Disnaker Jombang, PT. Platinum Cemerlang Indonesia diharapkan dapat menunjukkan komitmen penuh dalam menjaga keselamatan pekerja. Mereka harus segera menyusun rencana yang lebih komprehensif untuk meningkatkan standar keselamatan kerja di proyeknya dan bertanggung jawab penuh atas kejadian ini.

Keluarga korban juga berhak mendapatkan dukungan penuh dari perusahaan, baik berupa santunan maupun dukungan moral, mengingat peran penting Abdul Rohman sebagai tulang punggung keluarganya yang kini telah tiada. Tragedi ini tidak hanya menjadi ujian bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi tanggung jawab besar bagi PT. PCI untuk membuktikan bahwa mereka menghargai nyawa dan keselamatan para pekerjanya.

red.