๐—ฃ๐—˜๐—ก๐——๐—œ ๐——๐—ฃ๐—ข ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—•๐—ผ๐˜€ ๐—ก๐—ฎ๐—ฟ๐—ธ๐—ผ๐—ฏ๐—ฎ ๐—ž๐—ฎ๐—บ๐—ฝ๐˜‚๐—ป๐—ด ๐—•๐—ผ๐—ฟ๐˜๐—ฎ ๐— ๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ๐˜€๐˜€๐—ฎ๐—ฟ ๐—ž๐—ฎ๐—ฏ๐˜‚๐—ฟ ๐—ฑ๐—ถ ๐—”๐˜๐—ฎ๐˜€ ๐—”๐˜๐—ฎ๐—ฝ ๐—ฆ๐—ฎ๐—ฎ๐˜ ๐—ง๐—ฒ๐—ฟ๐—ธ๐—ฒ๐—ฝ๐˜‚๐—ป๐—ด ๐Ÿญ๐Ÿฌ๐Ÿฑ ๐—ฃ๐—ผ๐—น๐—ถ๐˜€๐—ถ”

MAKASSAR โ€” Aksi kejar-kejaran yang dramatis mewarnai penggerebekan di Kampung Narkoba Borta, Kelurahan Suangga, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Sebanyak 105 personel gabungan dari Polrestabes Makassar dan Polda Sulsel dikerahkan untuk melumpuhkan jaringan peredaran gelap yang dikenal kerap menyulitkan aparat.

โ€‹Sasaran utama operasi ini adalah seorang bandar besar berinisial P alias Pendi atau Fendi. Menyadari kedatangan petugas, Pendi yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) serta berstatus sebagai residivis, sempat berupaya kabur dengan cara memanjat atap rumah warga.

โ€‹Namun, pelarian tersebut berujung jalan buntu.
Terkepung di atas atap, tersangka yang panik sempat mengamuk dan mengancam akan menggorok lehernya sendiri menggunakan potongan seng bekas. Berkat pendekatan persuasif dan kesigapan aparat di lokasi, ketegangan berhasil mereda hingga akhirnya Pendi memilih menyerahkan diri tanpa tindakan anarkis lanjutan.

โ€‹Penggerebekan ini tidak berjalan tanpa hambatan. Petugas di lapangan sempat menghadapi perlawanan dari sekelompok warga yang melempari aparat dengan batu dan kayu. Selain itu, kompleks transaksi narkoba tersebut juga dirancang sedemikian rupa dengan barikade pagar pembatas serta pintu loket berbahan pelat baja untuk menghambat petugas. Akibatnya, polisi harus menggunakan mesin gurinda untuk membongkar akses masuk tersebut.

โ€‹Dari hasil penggeledahan di lokasi, aparat mengamankan sejumlah barang bukti bernilai fantastis dan masif, di antaranya:
๐Ÿง‚ โ€‹Sabu-sabu siap edar seberat 10 gram.
๐Ÿ’ธ โ€‹Uang tunai sebesar Rp49,6 juta yang ditemukan di saku celana tersangka dan sekitar lokasi, diduga kuat hasil transaksi haram.
๐Ÿถ โ€‹104 buah botol bong (alat hisap) serta 2 unit timbangan digital.
๐Ÿ“ฑ โ€‹26 unit ponsel, saset plastik kosong, kamera CCTV untuk memantau situasi, dan sejumlah senjata tajam.

โ€‹Kini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di kantor polisi guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut dan pengembangan jaringan di balik sindikat Kampung Borta.