JAGA TRADISI KECERAN CIMANDE — PADEPOKAN PUTRA SILIWANGI  KESTI TTKKDH KECAMATAN LABUAN BERSAMA BPPKB BANTEN MELESTARIKAN WARISAN BUDAYA LELUHUR

 

Pandeglang-kpktipikornews-Semangat melestarikan warisan budaya leluhur terus berkobar di tanah Banten. Padepokan Putra Siliwangi bersama DPC Kesti TTKKDH Kecamatan Labuan secara konsisten dan penuh tanggung jawab menjaga, merawat, dan mewariskan tradisi sakral Keceran Cimande sebuah warisan yang bukan sekadar seni bela diri, melainkan jati diri, falsafah hidup, dan identitas masyarakat Banten yang turun-temurun dijaga oleh para sesepuh dan pendekar terdahulu.

Apa Itu Keceran Cimande?

Keceran dalam bahasa dan kearifan budaya masyarakat Banten berarti kejernihan, ketulusan, kemurnian hati, serta cahaya yang menerangi. Tradisi ini merupakan prosesi sakral yang erat kaitannya dengan Pencak Silat Cimande

salah satu aliran silat tertua di Nusantara, yang lahir dan berkembang di wilayah Sungai Cimande, Kabupaten Lebak, Banten.

Keceran bukan sekadar seremoni tahunan. Ia adalah ritual spiritual sekaligus momentum silaturahmi antar-paguron pencak silat, di mana para pendekar berkumpul untuk:

Membersihkan dan menyucikan diri serta niat — baik secara spiritual maupun moral

Menguatkan ikatan persaudaraan dan kesetiaan terhadap guru
​Meneguhkan ajaran bela diri yang tidak sekadar olah raga, melainkan juga olah jiwa

Menghormati para leluhur dan memohon perlindungan Allah SWT melalui tawasul dan doa bersama

Tradisi ini juga dikenal sebagai “Lebaran Cimande” atau “Tetes Mata” — di mana dilakukan prosesi tetesan air ramuan khusus ke mata para pesilat, bermakna: membersihkan pandangan dari hal-hal kotor,

mengasah kepekaan rasa, dan menancapkan pesan agar setiap langkah hidup selalu bertumpu pada kejujuran serta kerendahan hati .

Padepokan Putra Siliwangi adalah Wadah dalam Pembinaan & Pelestarian seni budaya pencak silat

Padepokan Putra Siliwangi yang berlokasi di Kp. Karangsari, Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, menjadi rumah kedua bagi para pesilat wilayah Labuan. rutinitas keceran

dilaksanakan setiap 1 tahun sekali pada malam Minggu pukul 19.00 WIB, di bawah bimbingan para guru dan instruktur berpengalaman, dipimpin oleh Endang Golok.

BPPKB BANTEN juga hadir dan ikut andil dalam instrumen kegiatan melestarikan seni budaya pencak silat yang ada di seluruh kabupaten pandeglang.yang dipimpin oleh ketua DPAC kecamatan labuan endang golok

Kegiatan di Padepokan Putra Siliwangi tidak hanya mengasah kemampuan fisik dan teknik bela diri — mulai dari pemanasan, penghafalan puluhan jurus khas Cimande, hingga aplikasi teknik pertahanan diri — tetapi yang terpenting adalah pembentukan karakter, kesopanan, dan ketakwaan di atas kekuatan fisik.

“Ilmu silat untuk menjaga diri, bukan untuk menyakiti orang lain.” — Semboyan luhur Cimande DPC Kesti TTKKDH Kecamatan Labuan

Di bawah naungan Kesti TTKKDH (Kesenian Tari dan Silat Tjimande Tarikolot Kebon Djeruk Hilir), Padepokan Putra Siliwangi terus bergerak dalam sinergi yang kuat untuk menjaga kemurnian tradisi. Ketua DPC Kesti TTKKDH Kecamatan Labuan, Andi Fermana, beserta jajarannya secara konsisten melakukan pembinaan menyeluruh ke setiap padepokan di wilayah Labuan, agar nilai-nilai budaya leluhur Tjimande tetap terjaga dan tidak luntur oleh zaman.

Kesti TTKKDH — yang telah berdiri sejak tahun 1952 — mengikat para pesilat dalam pertaleqan Cimande yang bermuatan:

Keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa Kepatuhan kepada orang tua dan penghormatan terhadap para guru

Persaudaraan, kekeluargaan, dan kerukunan antar sesama pesilat Melalui kegiatan seperti Gembrung Salembur dan silaturahmi akbar, tali persaudaraan antar padepokan di Kecamatan Labuan semakin dipererat, menjadikan Kesti TTKKDH sebagai satu keluarga besar yang utuh dan kompak.

Red.mardi