Muara Bungo, KPK NEWS INDO, 26 April 2026 — Seorang nasabah bank berinisial Agustian mengaku mengalami kerugian finansial setelah dana sebesar Rp2.000.000 miliknya diduga hilang akibat transaksi penarikan yang gagal di salah satu mesin ATM Bank BNI cabang Muara Bungo.
Peristiwa tersebut terjadi pada 15 Maret 2026, ketika Agustian melakukan penarikan tunai.
Menurut pengakuannya, mesin ATM tidak mengeluarkan uang, namun saldo di rekeningnya tetap terdebet. Sejak saat itu, dana yang seharusnya masih menjadi haknya belum juga dikembalikan ke rekening.
Agustian menyatakan telah berupaya menyelesaikan masalah ini dengan melaporkan kejadian tersebut langsung ke pihak Bank BNI cabang Muara Bungo. Hingga saat ini, ia mengaku sudah tiga kali mendatangi kantor cabang untuk meminta kejelasan.
“Setiap saya datang, selalu diminta menunggu dengan alasan masih dalam proses pengecekan. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan kapan uang saya akan dikembalikan,” ujarnya.
Pihak bank disebut telah melakukan pengecekan, termasuk meninjau rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi ATM. Namun, hasil dari pemeriksaan tersebut belum disampaikan secara transparan kepada nasabah.
Kondisi ini menimbulkan kekecewaan bagi Agustian, yang merasa penanganan kasusnya terkesan lambat dan berlarut-larut.
Ia berharap pihak bank segera memberikan kejelasan dan mengembalikan dana miliknya secepat mungkin.
Kasus ini menjadi perhatian publik, terutama terkait dengan kepercayaan nasabah terhadap sistem keamanan dan pelayanan perbankan.
Pengamat keuangan menilai bahwa transparansi dan respons cepat sangat penting dalam menangani kasus-kasus seperti ini agar tidak merusak reputasi institusi perbankan.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Bank BNI cabang Muara Bungo terkait dugaan tersebut.CEO
Diduga Dana Nasabah Hilang, Bank BNI Cabang Muara Bungo Disorot
