Tapin | perskpknews.com
Sebagai wujud upaya meningkatkan kualitas sekaligus menjawab tantangan akan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di bidang kesehatan khususnya teknologi darah di Bumi Ruhuy Rahayu, PMI Kabupaten Tapin gandeng perusahaan tambang batu bara PT Bhumi Rantau Energi (PT BRE) untuk memberikan beasiswa kepada dua pegiat. Kamis (24/10).

Dari kanan Eksternal Relations PT BRE Zulkipli Muhtar, tengah Ketua PMI Tapin H Dedy Arief Budiman, saat memperlihatkan MOU Beasiswa
Kedua pemuda warga Kabupaten Tapin yang berkesempatan mendapat beasiswa dari PT BRE melalui PMI Kabupaten Tapin dan berkesempatan melanjutkan study di jurusan Teknologi Darah di Stikes Husada Borneo, dua orang penerima beasiswa diantaranya adalah Jati Pangestu dan Irvan.
Dalam kesempatannya Ketua PMI Tapin, H Dedy Arief Budiman mengatakan, beasiswa ini bertujuan untuk menyiapkan tenaga ahli yang nantinya siap berkontribusi langsung kepada masyarakat di bidang transfusi darah,” ujarnya.
“Hal ini sebagai investasi SDM jangka panjang. Kami berharap setelah lulus, mereka akan jadi garda terdepan dalam bidang teknologi darah di Kabupaten Tapin, sekaligus memberikan manfaat yang nyata bagi masyarkat yang membutuhkan,” terangnya.
Senada dengan itu, External Relations PT BRE, Zulkipli Muhtar menjelaskan, setiap penerima beasiswa mendapatkan total bantuan pendidikan sebesar Rp 75 juta.” Jelasnya.
“Dana ini diharapkan dapat sepenuhnya digunakan untuk biaya pendidikan hingga sampai tuntas nantinya,” harap Zulkipli.
Ia menambahkan, sejauh ini kebutuhan akan darah di Kabupaten Tapin cukup tinggi, namun tenaga ahli di bidang Teknologi Darah masih terbatas. “Kami berharap para penerima beasiswa ini dapat memanfaatkan kesempatan yang ada dengan sebaik mungkin,” imbuhnya.
Penandatanganan MOU antara PT BRE dengan PMI Kabupaten Tapin sekaligus di rangkaikan dengan penyerahan beasiswa ini dilaksanakan bertepatan dengan momen memperingati HUT PMI ke – 79 tahun 2024.
(Ron / Sby)
