Tanpa Hujan dan Dilanda Panas Ekstrem, Sungai di Ampibabo Parigi Moutong Mulai Mengering

PARIGI MOUTONG — Krisis air mulai membayangi warga di Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Wilayah ini dilaporkan mengalami kekeringan setelah diguyur cuaca panas ekstrem tanpa adanya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.

​Berdasarkan laporan yang dihimpun dari KPKnews, kondisi cuaca yang sangat terik dan minimnya intensitas hujan membuat debit air di sejumlah sungai utama di wilayah tersebut menyusut drastis. Fenomena ini memicu kekhawatiran mendalam di kalangan masyarakat, khususnya para petani yang sangat bergantung pada aliran sungai untuk kebutuhan irigasi lahan pertanian mereka.

​Salah seorang warga Ampibabo mengungkapkan bahwa sungai-sungai yang biasanya menjadi sumber air alternatif saat musim kemarau kini mulai mengering. “Biasanya air masih mengalir meskipun musim kemarau, tapi kali ini kondisinya jauh lebih kering karena panas yang begitu menyengat setiap hari,” ujar warga setempat.

​Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait gagal panen, namun para petani mulai waspada terhadap ancaman kekeringan yang dapat meluas jika hujan tidak segera turun. Kondisi ini dikhawatirkan juga mulai memengaruhi ketersediaan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari di beberapa desa sekitar.

​Masyarakat dan para petani di Kecamatan Ampibabo berharap pihak terkait, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong serta Dinas Pertanian setempat, dapat segera meninjau lokasi dan mengambil langkah antisipatif. Langkah cepat seperti penyaluran bantuan air bersih maupun penyediaan solusi irigasi darurat sangat dinantikan oleh warga yang terdampak langsung oleh cuaca panas ekstrem ini.