MEDIA KPKNEWS INDO
BUNGO, JAMBI — Insiden yang diduga berujung pengeroyokan terjadi setelah persoalan di Family Karaoke Keluarga, kawasan Pal 4 arah Bangko, dekat Toyota, pada Minggu (18/10/2026).
Menurut keterangan Towi, sekitar pukul 08.00 WIB, rombongan Pitok Cs dan EP datang untuk bernyanyi. Sekitar 40 menit kemudian, rombongan tersebut meninggalkan lokasi tanpa membayar pesanan minuman dan rokok.
Saat karyawan memeriksa ruangan, mereka mendapati televisi berukuran 60 inci dalam kondisi pecah.
Towi mengaku kemudian mencari rombongan tersebut dan bertemu EP di simpang Jambi, tepatnya di depan Alfamart. Menurut Towi, EP mengajaknya berunding di rumah.
Namun, Towi mengaku pertemuan itu justru berujung pengeroyokan. Ia mengalami lebam dan bersama istrinya mendatangi rumah sakit sebelum melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bungo.
“Towi mendengar emak – emak berkata kampung lubuk ini lain nak mati nanti kamu di sini nak.
Saya berharap pelaku di tangkap agar tidak adalagi hal yang di ingin kan Bang.
Saya berharap pihak kepolisian menindaklanjuti laporan saya dan menangkap pelaku,” ujar Towi kepada awak media.
Sementara itu, tim KPK NEWS INDO mendatangi Dusun Manggis untuk meminta keterangan EP.
Ep menyampaikan versinya bahwa saat berada sendirian, pintu mobil dipukul.
Ia mengaku mengajak pihak yang datang untuk berunding karena tidak ingin terjadi keributan.
Namun, menurut EP, pertemuan tersebut justru berakhir dengan keributan.
Tim KPK NEWS INDO berharap Polres bungo menindaklanjuti laporan korban, memproses Semua yang terlibat agar proses hukum tetap berjalan.
Pelaku Pengeroyokan Owner family Karaoke Belum Di Tangkap
