PADANG PARIAMAN, KPK TIPIKOR NEWS INDO,Jum’at 18 september 2026 — Akademi Shotokan Karate-Do yang dilaksanakan di SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman, terus menjalankan kegiatan latihan bela diri bagi generasi muda. Kegiatan tersebut digelar secara rutin setiap hari Jumat dan Minggu dan telah berlangsung selama kurang lebih tiga pekan.
Pelatihan yang dibina oleh Sensei Sumardi, Karate Dan III, tersebut terbuka untuk masyarakat umum. Menariknya, kesempatan mengikuti latihan juga diberikan secara gratis, sehingga diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi putra-putri yang ingin mempelajari olahraga sekaligus keterampilan bela diri.

Sensei Sumardi selain sebagai pelatih juga diketahui menjabat sebagai Ketua Pengcab ASKI Kabupaten Padang Pariaman. Program tersebut diharapkan dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kedisiplinan, keberanian, kebugaran serta keterampilan bela diri.
Namun, setelah tiga pekan berjalan, jumlah peserta putri yang mengikuti latihan masih tergolong minim. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan kegiatan, mengingat keterampilan bela diri dapat menjadi salah satu bekal bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Salah seorang wali murid berinisial MG mengatakan bahwa keberadaan latihan karate tersebut cukup membantu orang tua dalam memberikan kegiatan positif kepada anak-anak.
“Dengan adanya pelatihan karate ini, kami sebagai orang tua merasa terbantu karena anak-anak memiliki kegiatan yang positif sekaligus dapat belajar kedisiplinan dan bela diri,” ujar MG.
Menurut MG, salah satu kendala yang masih dihadapi adalah minimnya minat peserta serta dukungan sebagian orang tua terhadap anak-anak mereka untuk mengikuti kegiatan tersebut.
“Dukungan orang tua sangat penting. Kalau orang tua memberikan motivasi dan kesempatan, tentu anak-anak akan lebih bersemangat mengikuti latihan,” tambahnya.
Keberadaan akademi bela diri tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat untuk belajar teknik karate, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter bagi generasi muda. Latihan yang dilakukan secara rutin dapat memberikan pengalaman mengenai disiplin, tanggung jawab, sportivitas dan kemampuan menjaga diri.
Dengan dibukanya pendaftaran secara gratis dan terbuka untuk umum, masyarakat, khususnya para orang tua, diharapkan dapat melihat peluang tersebut sebagai salah satu alternatif kegiatan positif bagi putra-putri mereka.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, pembekalan keterampilan, kedisiplinan dan kegiatan yang bersifat positif menjadi bagian penting dalam proses pembinaan anak dan remaja.
Bagi masyarakat yang berminat, khususnya para orang tua yang ingin mengikutsertakan putra-putrinya, Akademi Shotokan Karate-Do tersebut dapat menjadi salah satu pilihan untuk mendapatkan pembinaan olahraga dan bela diri secara rutin.
