kpktipikornews. BUNGO – Titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Desa Sarana Jaya, Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo, Selasa (8/9/2026). Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Muara Bungo langsung turun ke lokasi untuk melakukan ground check dan penanganan kebakaran lahan.
Kegiatan pengecekan dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB setelah adanya informasi masyarakat mengenai kebakaran lahan kosong yang dipenuhi semak belukar di seberang kebun sawit PTP Desa Sarana Jaya.
Kapolsek Muara Bungo AKP Andhi Styawan, S.Tr.K., S.I.K. kemudian memerintahkan personel piket untuk mendatangi lokasi. Bersama masyarakat sekitar dan petugas pemadam kebakaran, personel melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan dan dipastikan padam.
Dari hasil ground check, petugas menemukan areal yang telah terbakar dengan luas kurang lebih 1 hektare. Lahan tersebut merupakan lahan kosong yang ditumbuhi semak belukar, termasuk tanaman bambu dan berada di sekitar lahan karet.
Jenis tanah di lokasi diketahui berupa tanah mineral. Sementara itu, pemilik maupun pengelola lahan hingga pelaksanaan pengecekan belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan.
Petugas juga telah meminta keterangan dari seorang saksi berinisial SAP (40), warga Desa Sarana Jaya, yang berprofesi sebagai wiraswasta.
Berdasarkan kondisi di lapangan, petugas menduga kebakaran berawal dari sumber api di sekitar pinggir jalan. Salah satu kemungkinan yang sedang didalami adalah puntung rokok yang dibuang sembarangan dan kemudian membakar semak belukar kering di sekitar lahan.
Namun, pihak kepolisian belum menyimpulkan penyebab pasti kebakaran tersebut. Dugaan tersebut masih memerlukan pendalaman untuk memastikan apakah kebakaran terjadi akibat kelalaian, kesengajaan, maupun faktor lainnya.
Kapolsek Muara Bungo melalui personelnya juga berkoordinasi dengan Unit Tipidter Satreskrim Polres Bungo guna melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap peristiwa tersebut.
Sejumlah langkah telah dilakukan, di antaranya memastikan titik koordinat hotspot, mengecek kondisi lahan, melakukan pemeriksaan terhadap saksi, mendokumentasikan lokasi, membantu pemadaman, serta melaporkan hasil kegiatan kepada pimpinan.
Dalam penanganan di lapangan, salah satu kendala yang dihadapi petugas adalah minimnya sumber air. Kebakaran lahan tersebut juga berdampak terhadap kualitas udara di sekitar lokasi.
Polsek Muara Bungo bersama Unit Tipidter Satreskrim Polres Bungo selanjutnya akan melakukan pendalaman terhadap sumber api, aktivitas di sekitar lokasi sebelum kejadian, identitas pemilik atau pengelola lahan, serta keterangan saksi-saksi lainnya.
Selain penegakan hukum, kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan maupun membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area yang memiliki vegetasi kering dan mudah terbakar.
Hingga kegiatan selesai, kondisi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif, sementara api telah berhasil dipadamkan.
