LPG 3 Kg Langka dan Mahal, TRIGA Nusantara Indonesia Bersama Mahasiswa dan Warga Aksi di DPRD Pinrang

 

PINRANG — Kelangkaan dan tingginya harga gas LPG 3 kilogram (kg) kembali menjadi sorotan masyarakat di Kabupaten Pinrang. Menyikapi kondisi tersebut, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) TRIGA Nusantara Indonesia Kabupaten Pinrang bersama mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Pinrang.

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan LPG 3 kg serta harga yang dinilai semakin membebani kebutuhan sehari-hari.

Massa aksi datang membawa sejumlah spanduk dan poster berisi tuntutan. Di antaranya bertuliskan, “Gas 3 Kg Langka! Rakyat Susah!”, “Harga Mahal Rakyat Tercekik!”, serta “Gas 3 Kg Bukan untuk Dipermainkan Harganya!”

Peserta aksi terdiri dari mahasiswa, warga dan sejumlah elemen masyarakat lainnya. Mereka meminta pemerintah daerah bersama DPRD Pinrang memberikan perhatian serius terhadap persoalan ketersediaan dan distribusi LPG 3 kg yang merupakan salah satu kebutuhan penting masyarakat.

Perwakilan massa menyampaikan bahwa kelangkaan LPG bersubsidi tidak hanya menyulitkan rumah tangga, tetapi juga berdampak terhadap masyarakat yang menjalankan usaha kecil dan membutuhkan LPG untuk kegiatan sehari-hari.

Selain persoalan ketersediaan, massa juga menyoroti harga LPG 3 kg di lapangan yang dinilai cukup tinggi. Mereka mendesak pemerintah melakukan pengawasan terhadap jalur distribusi mulai dari agen, pangkalan hingga tingkat pengecer agar LPG bersubsidi dapat diterima masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.

Massa juga meminta DPRD Kabupaten Pinrang menjalankan fungsi pengawasan dengan memanggil instansi terkait untuk mengetahui penyebab kelangkaan dan tingginya harga LPG 3 kg di tengah masyarakat.

Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Peserta aksi berharap aspirasi yang disampaikan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi benar-benar ditindaklanjuti melalui langkah konkret pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Pinrang.

Masyarakat berharap ketersediaan LPG 3 kg kembali normal dan harga di tingkat konsumen tetap terjangkau, sehingga tidak semakin menambah beban ekonomi warga.

Hingga berita ini diturunkan, persoalan ketersediaan, distribusi, dan harga LPG 3 kg di Kabupaten Pinrang masih menjadi perhatian masyarakat. Pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan memberikan penjelasan serta solusi konkret atas keluhan yang disampaikan dalam aksi tersebut.