KONAWE, PersKpkNews.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konawe, Dr. Suryadi, S.Pd., M.Pd.,M.H, menjelaskan bahwa pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Konawe harus dilakukan secara akuntabel dan transparan. Rabu 4 Januari 2026.
Dalam wawancara eksklusif dengan Dr. Suryadi, mengungkapkan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe telah melakukan langkah-langkah untuk mengatasi penyimpangan dana BOS, termasuk melakukan sosialisasi, pendampingan, dan pengawasan terhadap pengelolaan dana BOS.
“Kami telah melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada sekolah-sekolah untuk memastikan bahwa pengelolaan dana BOS dilakukan secara akuntabel dan transparan,” ujar Dr. Suryadi.
Lebih lanjut, Dr. Suryadi juga menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe telah membentuk tim monitoring untuk mengawasi pengelolaan dana BOS di sekolah-sekolah.
“Tim monitoring ini akan melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan bahwa pengelolaan dana BOS dilakukan sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku,” jelas Dr. Suryadi.
Selain itu, Dr. Suryadi juga menekankan bahwa pengelolaan dana BOS harus dilakukan secara transparan dan akuntabel, serta harus sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku.
“Kami berharap bahwa pengelolaan dana BOS di Konawe dapat dilakukan secara akuntabel dan transparan, sehingga dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi pendidikan di Konawe,” tegas Dr. Suryadi.
Pengelolaan dana BOS yang akuntabel dan transparan sangat penting untuk memastikan bahwa dana tersebut digunakan secara efektif dan efisien untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Konawe.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe telah melakukan langkah-langkah yang tepat untuk mengatasi penyimpangan dana BOS dan memastikan bahwa pengelolaan dana BOS dilakukan secara akuntabel dan transparan.
Demikian laporan berita tentang pengelolaan dana BOS di Konawe. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan dana BOS yang akuntabel dan transparan. Terima kasih atas perhatian Anda.
Laporan: Aby Razak
