PANGKEP perskpknews.com — Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) akan menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025 pada Senin, 25 November 2025, di Tribun Citra Mas Pangkep. Kegiatan tingkat kabupaten ini direncanakan berlangsung khidmat dengan melibatkan unsur Forkopimda, pejabat daerah, serta ratusan guru dari berbagai satuan pendidikan.
Berdasarkan agenda resmi panitia, upacara akan dipimpin langsung oleh Bupati Pangkep, Dr. H.Muh Yusran Lalogau. SPi. M.Si, yang bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan Amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Rangkaian inti upacara akan berlangsung sebagai berikut:
* Pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan “Indonesia Raya”
* Mengheningkan cipta
* Pembacaan Teks Pancasila
* Pembacaan Pembukaan UUD NRI 1945
* Menyanyikan lagu “Hymne Guru” dan “Terima Kasih Guruku”
Sebagai bagian dari perayaan, upacara juga akan dirangkaikan dengan pengumuman hasil PORSENIJAR PGRI Kabupaten Pangkep Tahun 2025, agenda tahunan yang menjadi wadah kompetisi guru di bidang olahraga, seni, dan inovasi pembelajaran.
Daftar Resmi Petugas Upacara HUT Ke-80 PGRI & HGN Tahun 2025
MC, Hj. Supriani Idris, S.Pd., M.Pd, PGRI Kabupaten Pangkep.
Pemimpin Upacara, Gunawan, S.Pd, Ketua Panitia HUT PGRI Ke-80, HGN, dan PORSENIJAR.
Pengibar Bendera Tim Paskibraka SMAN 11 Pangkep, Ade Ahmad Rafi, Muh. Hamka Hamzah, Muh. Nauval Eka Riadi.
Paduan Suara Tim Paduan Suara Cabang Khusus Wilayah IX , Juara 1 Paduan Suara PORSENIJAR 2025.
Pengiring Lagu, Alwi, A.Md. Par, SMAN 3 Pangkep.
Pembaca UUD 1945, Suparman, S.Pd., M.Pd, Ketua Bidang Penelitian & Pengabdian Masyarakat 2025–2030.
Pembaca Ikrar Guru, Abd. Rahman, S.Pd.I., Gr Juara 1 Lomba Ikrar Guru 2025.
Pembaca Doa, Abd. Azis, S.Pd, Ketua Cabang Liukang Tangngayya.
Pengatur Upacara, Haeruddin Ishak, S.Pd., M.Pd, Ketua Bidang Komunikasi & Informasi 2025–2030.
Ajudan, Saiful AM, S.Pd, Ketua Bidang Kerjasama & Pengembangan Usaha 2025–2030.
Pembaca Pengumuman Juara, Baso Wahab, S.Pd., M.Pd, Sekretaris PGRI Kab. Pangkep.

Panitia berharap seluruh petugas dapat melaksanakan tugas sesuai ketentuan, sehingga upacara berjalan lancar, tertib, dan penuh penghormatan bagi profesi guru.
Dalam amanat yang akan disampaikan melalui pembina upacara, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI kembali menegaskan sejumlah kebijakan strategis bagi peningkatan kesejahteraan dan profesionalisme guru tahun 2025–2026, antara lain:
1. Peningkatan Kesejahteraan Guru
* Tunjangan sertifikasi Rp2 juta per bulan bagi guru non-ASN.
* Tunjangan sertifikasi setara satu kali gaji pokok bagi guru ASN.
* Insentif guru honorer naik dari Rp300.000 menjadi Rp400.000 per bulan mulai 2026.
* Pembayaran tunjangan dipastikan langsung ke rekening guru.
2. Pengembangan Kompetensi
Program pelatihan berkelanjutan akan terus diperluas, meliputi:
* Pendidikan profesi guru
* Upgrading guru BK dan guru non-BK.
* Pelatihan deep learning, coding, dan kecerdasan artifisial.
* Penguatan kepemimpinan sekolah
* Program peningkatan kompetensi lainnya.
Selain itu, pemerintah membuka 150.000 beasiswa studi lanjut bagi guru pada tahun 2026.
3. Penguatan Perlindungan Guru
Menteri memastikan perlindungan hukum bagi guru melalui nota kesepahaman dengan Kepolisian Republik Indonesia, termasuk penyelesaian secara damai (restorative justice) atas sengketa yang muncul dalam konteks pendidikan.
4. Penguatan Peran Guru sebagai Agen Peradaban
Amanat menegaskan bahwa guru di era digital menghadapi tantangan berat seperti:
* Hedonisme dan materialisme.
* Masalah sosial-moral peserta didik.
* Ketergantungan gawai dan penyalahgunaan teknologi.
* Tingginya ekspektasi masyarakat namun rendahnya apresiasi.
Guru diharapkan tampil penuh wibawa, kepercayaan diri, serta menjadi teladan, mentor, motivator, dan sahabat bagi peserta didik—baik di dalam maupun di luar kelas.
Menteri juga mengingatkan kembali “5 Nasihat Presiden” bagi peserta didik, yakni:
1. Belajarlah dengan baik
2. Cintai ayah dan ibu
3. Hormati guru
4. Rukun dengan teman
5. Cintai tanah air dan bangsa

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman juara umum PORSENIJAR PGRI 2025. Penyerahan piala bergilir rencananya dilakukan oleh Bupati Pangkep, disaksikan Forkopimda, pengurus PGRI, dan seluruh peserta upacara.
Bupati Pangkep, Yusran Lalogau, menyampaikan bahwa peringatan ini menjadi bentuk penghormatan nyata kepada para pendidik.
“Guru adalah pilar utama pendidikan. Pemerintah daerah akan terus mendukung peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru,” ujarnya.
Acara kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng HUT PGRI ke-80 sebagai simbol rasa syukur atas pengabdian dan perjalanan panjang organisasi guru tertua di Indonesia.
Peringatan HUT Ke-80 PGRI dan HGN Tahun 2025 di Kabupaten Pangkep diharapkan menjadi momentum memperkuat solidaritas, profesionalisme, dan dedikasi guru dalam mencerdaskan generasi bangsa. Pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan, perlindungan, serta kualitas kompetensi para pendidik.
Ketua PGRI Kabupaten Pangkep, Muslimin Yusuf, S.Pd., M.Pd., menegaskan pentingnya solidaritas dan profesionalisme guru.
“HUT PGRI ke-80 bukan hanya selebrasi, tetapi komitmen untuk terus memperkuat peran guru dalam mencerdaskan generasi bangsa,” ungkapnya.
Redaksi KPK TIPIKOR News Sul-Sel: Chemal Rusanda
