Jembrana|Kpktipikornews.com
Jembrana – Suasana hangat pagi di Banjar Samblong, Desa Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, Senin (24/11/2025), berubah penuh harapan ketika prosesi peletakan batu pertama pembangunan Dapur Sehat SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) resmi digelar oleh Yayasan Al Huda Yehsumbul. Pembangunan dapur ini menjadi langkah awal mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digencarkan pemerintah.
Acara yang berlangsung dari pukul 09.30 hingga 10.20 Wita tersebut dihadiri sekitar 20 peserta, termasuk sejumlah tokoh penting. Hadir Anggota DPRD Provinsi Bali Fraksi Gerindra I Kade Darma Susila, S.H.; Kapolsek Mendoyo Kompol I Wayan Sartika, S.H.; Danramil 1617-02/Mendoyo Kapt. Inf. I Made Sujana Arianta; Perbekel Desa Yehsumbul I Putu Gede Diantariksa, S.T.; Sekdes Yehsumbul Hendi Hermawan; Ketua BPD Yehsumbul H. Abdurrahim; serta Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat wilayah, dan pengurus Yayasan Al Huda.
Ketua Yayasan Al Huda Yehsumbul dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran serta dukungan semua pihak. Ia berharap proses pembangunan hingga pelaksanaan dapur sehat nantinya dapat berjalan tanpa hambatan. “Dukungan moril dan materiil dari berbagai pihak sangat berarti sehingga peletakan batu pertama ini dapat terlaksana,” ujarnya.
Prosesi peletakan batu pertama dilakukan oleh pengurus Yayasan Al Huda, kemudian dilanjutkan oleh Perbekel Yehsumbul, Danramil Mendoyo, dan Kapolsek Mendoyo sebagai simbol dimulainya proses pembangunan.
Perbekel Desa Yehsumbul, I Putu Gede Diantariksa, S.T., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Yehsumbul sebagai lokasi dapur SPPG. Ia menilai keberadaan dapur tersebut akan membuka peluang kerja bagi warga setempat serta memaksimalkan pemanfaatan hasil pertanian dan kelautan di Yehsumbul.
“Semoga proses ini berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Dengan demikian, program nasional ini dapat berjalan baik dan memberikan manfaat luas,” ujarnya.
Anggota DPRD Provinsi Bali Fraksi Gerindra, I Kade Darma Susila, S.H., menegaskan bahwa Yayasan Al Huda telah resmi menjadi mitra program MBG dan memperoleh izin pembangunan dapur SPPG. Ia menekankan pentingnya kolaborasi untuk percepatan layanan gizi bagi penerima manfaat.
“Pembangunan dapur sehat ini bukan hanya mendukung program MBG, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di Desa Yehsumbul. Penyerapan tenaga kerja dan pemanfaatan komoditas lokal akan ikut meningkat,” katanya.
Dengan dimulainya pembangunan dapur sehat ini, masyarakat Yehsumbul berharap program pemenuhan gizi bagi masyarakat dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga. Dapur SPPG ini nantinya akan menjadi salah satu pilar penting dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat melalui penyediaan makanan bergizi secara konsisten dan berkelanjutan.
(PTB)
