Diduga Setahun Karena Sakit Setruk Posisi Anggota DPRD kabupaten Tebo H.Syamsuri Komisi Satu Dari Paksi Partai PAN Belum Diganti

Tebo –KPK NEWS 19 NOPEMBER 2025,,Sudah sekitar satu tahun sejak Anggota DPRD Kabupaten Tebo dari Partai Amanat Nasional (PAN), H. Syamsuri, dikabarkan mengalami sakit stroke sehingga dinilai tidak lagi layak dapat menjalankan tugas kedewanannya secara oktimal.

Informasi tersebut disampaikan oleh sejumlah pihak internal yang meminta agar pimpinan partai PAN kabupaten tebo atau pimpinan partai provinsi jambi alharis untuk segera mengambil langkah organisasi.

Beberapa kader PAN menyampaikan harapan agar ketua DPD PAN Tebo maupun DPW PAN Provinsi jambi Alharis, dapat mempertimbangkan proses pegantian atar waktu (PAW) untuk mengisi kursi yang kosong di DPRD Tabupaten Tebo atau peran di komisi 1 DPRD tebo.

Ini murni demi kelancaran kinerja kedewanan, kami berharap pimpinan partai baik di tingkat kabupaten maupun provinsi dapat segera menindak lanjuti sesuai mekanisme partai unjar salah satu sumber internal PAN.

Sejak pelantikan periode berjalan, H. Syamsuri lebih banyak menjalani perawatan dan pemulihan di rumah, sehingga tidak dapat hadir dalam kegiatan legislatif maupun pelayanan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.


Sejumlah warga di dapil asal H. Syamsuri menyampaikan harapan agar proses pelayanan publik tetap berjalan optimal.
Kami memahami kondisi beliau yang sedang sakit, tetapi aspirasi masyarakat tetap harus tersampaikan,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.

Hingga saat ini, proses Pergantian Antar Waktu (PAW) dari Partai PAN terhadap kursi yang ditinggalkan H. Syamsuri masih belum dilakukan. Berdasarkan regulasi DPRD, mekanisme PAW merupakan kewenangan internal partai politik sebelum kemudian diproses melalui Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tebo, yang membidangi pemerintahan, menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu usulan resmi dari partai. “Proses PAW tidak bisa berjalan tanpa surat pengajuan dari partai bersangkutan.

Sampai sekarang kami belum menerima usulan tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, pihak keluarga H. Syamsuri menyampaikan bahwa kondisi kesehatan beliau masih dalam tahap pemulihan dan memerlukan perawatan jangka panjang.

Mereka berharap doa dari masyarakat agar H. Syamsuri segera pulih sepenuhnya.
Belum adanya keputusan PAW ini membuat kursi legislatif dari dapil terkait belum dapat diisi oleh pengganti, sehingga sebagian agenda representasi warga terpaksa dijalankan oleh anggota DPRD lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PAN Kabupaten Tebo belum memberikan keterangan resmi mengenai rencana PAW untuk menggantikan posisi H. Syamsuri.(TIM)