
Oleh Agustian kpk tipikor jambi
Rabu, 8 Oktober 2025- 11:59 WIB
Saat didatangi media kpk tgl 8 okteber 2025 jam 11:59 wib Anggota DPRD Kabupaten Tebo jambi yang berjumlah 35 orang tidak ada Satupun di kantor
Hal ini diakui oleh beberapa org PNS bahwa semua anggota DPRD tidak masuk kantor unjarnya.
Oknum PNS melanjutkan, dari anggota dewan yang jarang ngantor ini, sebagian besar berasal dari partai pemenang pemilu. Yang notabene jumlah anggota dewannya cukup banyak.
Meski banyak anggota dewan yang seringkali tidak hadir, namun kata PNS pihaknya tidak bisa berbuat lebih jauh. Karena kewenangannya hanya sebatas merekomendasikan kepada pimpinan DPRD, fraksi dan partainya saja.
Pantas saja rakyat Sudah bosan dengan kinerja DPRD yg hanya mengabiskan uang rakyat.
kehadiran ini Karena menurutnya, sistem kehadiran anggota DPRD itu berbeda dengan PNS atau pekerja lainnya.
Anggota maupun pimpinan tidak selamanya harus ngantor atau berdiam diri di ruangan kantor. Ada banyak pekerjaan yang juga dilakukan di lapangan.
“DPRD itu tidak seperti PNS atau pekerjaan lainnya. Banyak juga pekerjaan yang dilakukan di luar. Seperti kunjungan ke lapangan, atau rapat bersama SKPD di kantornya dan lainnya,” ujarnya.
Mengenai agenda kerja DPRD, kata dia, selama ini masih bisa berjalan dengan baik. Seperti pada berbagai rapat kerja, persidangan hingga paripurna tetap berjalan sebagai mana mestinya.
“Tapi memang, harus diakui beban pekerjaan anggota dewan yang rajin ngantor menjadi lebih besar. Kalau orang malas ngantor itu sudah jadi karakternya saja mungkin. Dan untuk yang rajin, mudah-mudahan saja bisa menjadi amal ibadah yang baik,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan kpk tipikor jambi di Gedung DPRD Kabaten Tebo sehari-harinya memang terlihat lengang. Hanya terlihat para pegawai sekretariat dewan (Setwan) dan petugas keamanan.
Sedangkan beberapa ruangan, seperti ruangan fraksi, komisi, Banmus, Banleg dan lainnya terlihat kosong alias tanpa penghuni. Pada papan absen yang dilengkapi foto masing-masing anggota dan para pimpinan, yang terpampang di lobi gedung tersebut hampir semuanya tertulis dengan kalimat “Dinas luar”. (Ags)Oleh Agustian kpk tipikor jambi
Rabu, 8 Oktober 2025- 11:59 WIB
Saat didatangi media kpk tgl 8 okteber 2025 jam 11:59 wib Anggota DPRD Kabupaten Tebo jambi yang berjumlah 35 orang tidak ada Satupun di kantor
Hal ini diakui oleh beberapa org PNS bahwa semua anggota DPRD tidak masuk kantor unjarnya.
Oknum PNS melanjutkan, dari anggota dewan yang jarang ngantor ini, sebagian besar berasal dari partai pemenang pemilu. Yang notabene jumlah anggota dewannya cukup banyak.
Meski banyak anggota dewan yang seringkali tidak hadir, namun kata PNS pihaknya tidak bisa berbuat lebih jauh. Karena kewenangannya hanya sebatas merekomendasikan kepada pimpinan DPRD, fraksi dan partainya saja.
Pantas saja rakyat Sudah bosan dengan kinerja DPRD yg hanya mengabiskan uang rakyat.
kehadiran ini Karena menurutnya, sistem kehadiran anggota DPRD itu berbeda dengan PNS atau pekerja lainnya.
Anggota maupun pimpinan tidak selamanya harus ngantor atau berdiam diri di ruangan kantor. Ada banyak pekerjaan yang juga dilakukan di lapangan.
“DPRD itu tidak seperti PNS atau pekerjaan lainnya. Banyak juga pekerjaan yang dilakukan di luar. Seperti kunjungan ke lapangan, atau rapat bersama SKPD di kantornya dan lainnya,” ujarnya.
Mengenai agenda kerja DPRD, kata dia, selama ini masih bisa berjalan dengan baik. Seperti pada berbagai rapat kerja, persidangan hingga paripurna tetap berjalan sebagai mana mestinya.
“Tapi memang, harus diakui beban pekerjaan anggota dewan yang rajin ngantor menjadi lebih besar. Kalau orang malas ngantor itu sudah jadi karakternya saja mungkin. Dan untuk yang rajin, mudah-mudahan saja bisa menjadi amal ibadah yang baik,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan kpk tipikor jambi di Gedung DPRD Kabaten Tebo sehari-harinya memang terlihat lengang. Hanya terlihat para pegawai sekretariat dewan (Setwan) dan petugas keamanan.
Sedangkan beberapa ruangan, seperti ruangan fraksi, komisi, Banmus, Banleg dan lainnya terlihat kosong alias tanpa penghuni. Pada papan absen yang dilengkapi foto masing-masing anggota dan para pimpinan, yang terpampang di lobi gedung tersebut hampir semuanya tertulis dengan kalimat “Dinas luar”. (Ags)
