Disatu sisi para orang-orang besar di Republik ini, memiliki kekuasaan dan banyak uang, tapi disisi lain mereka lemah dan feminim, seharusnya sebagai lelaki Maskulinitas mereka tetap mereka pertahankan..
Mengapa para pria feminin yang tadinya Maskulin tidak dihormati lagi, bukan karena mereka tidak memiliki kekuasaan & kekayaan.Tapi mereka tidak menempatkan diri mereka untuk tidak dihormati, mentolerir rasa tidak hormat orang lain, akibat ulah mereka sendiri dan mau2nya, dipengaruhi orang lain dan di brainwash orang lain otaknya atau mereka memang sudah berkomplot ,kongkalingkong atau apapun istilahnya.
Jika mereka pria berwibawa dimata orang lain, maka apapun yang mereka katakan atau ucapkan akan diikuti oleh orang-orang yang menghormati mereka itu kalau mereka tetap konsisten dengan sikap mereka dan teguh prinsip dalam prinsip mereka.
Inilah mengapa orang yang berwibawa dan yang terhormat lebih terlihat menarik dan tertutup, tidak menceritakan omong kosong, membual dan Menipu public kalau ia seorang tokoh..Tokoh apapun itu..
Coba kita telisik tokoh agamis tentunya para ulama, yang terlihat lebih berwibawa dimata kita.
Satu diantaranya adalah Qurais Shihab, beliau tidak memiliki kepentingan untuk bergosip dan dia menolak dipanggil Habib..
Inilah buktinya bahwa banyak sekali orang – orang besar tidak bisa menjaga wibawa dan kehormatan dirinya kepada orang lain, 10 tahun dan 5 tahun yang lalu, berbicara di podium dan saat di wawancarai tentang tokoh, ber ubah2 sesuai kepentingan politiknya.
Maka wibawa nya dan kharisma mereka runtuh dan Rakyat tidak menghormati mereka lagi, kecuali hanya para penjilat dan para oportunis sejati yang menghormati mereka, meski hanya berpura – pura menghormati, semu dan palsu, karena para orang-orang besar tsb, tidak punya prinsip dan ideologi, yang ada hanya nafsu berkuasa dan mencintai Kemegahan dunia dan seisinya, seolah mereka akan hidup selamanya di dunia yang fana ini.
Dan pada akhirnya bukan malah dicintai tapi mereka akan semakin dibenci dan disumpahi karena tingkah lakunya yang benar2 menyakiti hati Rakyat karena mereka berkhianat kepada para pendukung nya, sebahagian besar rakyat yang tulus dan yang terlanjur mengidolakannya.
Oleh : Ronny Guciano
