Jalan Longsor di Durian Gadung sikucua timur kampung dalam, Terbengkalai Sejak 2018, Warga Tagih Janji Pemerintah Daerah

 

Padang Pariaman, 23 Juni 2025 — Jalan utama yang menghubungkan Korong Durian Gadung, Nagari Sikucua Timur, Kecamatan V Koto Kampung Dalam dengan Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, rusak parah akibat longsor sejak Desember 2018. Hingga kini, belum ada perbaikan signifikan dari pemerintah daerah.

Peristiwa longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut pada akhir 2018. Jalan yang amblas merupakan jalur vital bagi masyarakat dua kecamatan, terutama dalam hal akses ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan.

Ribuan warga di dua kecamatan merasakan dampak langsung. Biaya transportasi meningkat karena harus memutar, hasil pertanian sulit dipasarkan, dan anak-anak kesulitan menuju sekolah.

Masalah ini telah berlangsung lebih dari enam tahun, sejak akhir 2018 hingga pertengahan 2025.

Longsor terjadi di Korong Durian Gadung, Nagari Sikucua Timur, bagian dari Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Meski sudah dijanjikan oleh dua bupati sebelumnya — Ali Mukhni dan Suhatri Bur — perbaikan tak kunjung direalisasikan. Warga menilai pemerintah hanya memberi harapan tanpa tindakan nyata.

Kekecewaan terus meningkat. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyatakan, “Dari zaman Pak Ali Mukhni sampai sekarang Pak Suhatri Bur, hanya janji-janji. Jalan ini tetap rusak.”

Kini, masyarakat menggantungkan harapan pada bupati terpilih, Jon Kenedi Aziz. Mereka mendesak agar ia segera meninjau lokasi dan mengambil tindakan nyata.

“Kami harap Pak Jon Kenedi Aziz tidak hanya mendengar laporan di meja. Datanglah ke Durian Gadung. Ini jalan penting, bukan gang kecil. Sudah saatnya pemerintah serius membangun kampung,” ujar salah satu tokoh pemuda setempat.

Warga juga menegaskan bahwa pembangunan yang berkeadilan harus dimulai dari desa dan wilayah pinggiran, bukan hanya fokus pada pusat kota.

@azjn kpk tipikor news##