Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh anak bangsa di kancah internasional. Seorang bocah remaja berhasil meraih Juara 1 dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional di Qatar, mengharumkan nama Indonesia di dunia. Namun, di balik kebanggaan ini, ada ironi yang menyayat hati.
Sang juara, yang membawa nama Indonesia ke tingkat global, hanya mendapatkan bantuan sebesar 1 juta rupiah untuk keberangkatannya ke Qatar. Lebih memilukan lagi, setelah pulang dengan kemenangan, tidak ada sambutan atau penghargaan dari pemerintah sebagai bentuk apresiasi atas usahanya.
Sebagai warga negara yang mencintai Indonesia, kita tentu berharap agar pemerintah pusat maupun daerah lebih peduli dan memberikan apresiasi yang layak kepada anak-anak bangsa yang berprestasi. Mereka adalah aset berharga yang telah mengharumkan nama negara, layak mendapatkan dukungan penuh, baik secara moral maupun material.
Semoga ke depan, pemerintah lebih peka dan memberikan perhatian lebih kepada generasi muda yang berjuang demi kebanggaan Indonesia di mata dunia. Jangan sampai talenta luar biasa seperti ini merasa diabaikan dan kehilangan semangatnya hanya karena kurangnya apresiasi dari negaranya sendiri.
