Forum Rumah Alifa: Kolaborasi Membangun Kemandirian Disabilitas di Kabupaten Bandung

Perskpknews-Pacet, Kabupaten Bandung – 15 Januari 2025 Forum Rumah Alifa, di bawah kepemimpinan Hj. Emma, sukses menggelar acara bertajuk “Membangun Aksesibilitas untuk Disabilitas yang Mandiri” pada Rabu, 15 Januari 2025. Acara yang berlangsung di Pondok Pesantren Al Istiqomah, Kecamatan Pacet, ini menjadi wadah kolaborasi lintas sektor untuk mendukung kehidupan mandiri penyandang disabilitas.

Hj. Emma, selaku Founder Forum Rumah Alifa, menekankan pentingnya kerja sama dalam menciptakan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. “Kami ingin memberikan kesempatan yang setara bagi saudara-saudara kita dengan disabilitas untuk hidup mandiri dan bermartabat. Sinergi adalah kunci untuk mewujudkan hal tersebut,” ungkapnya.

Ratusan penyandang disabilitas dari berbagai wilayah Kabupaten Bandung hadir dalam acara ini. Kehadiran mereka memberikan semangat lebih untuk mewujudkan lingkungan yang inklusif dan suportif.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk H. Cucun Ahmad Samsurizal, Ketua DPR RI, yang memberikan apresiasi atas inisiatif Forum Rumah Alifa. “Pemerintah pusat mendukung penuh upaya seperti ini yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Bupati Bandung, H. Dadang Supriatna, S.IP., M.Si., juga turut hadir memberikan dukungannya. Ia menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung untuk terus memperbaiki fasilitas dan layanan bagi penyandang disabilitas.

Jajaran Dinas Sosial Kabupaten Bandung, jajaran Puskesmas Pacet, sesepuh Pondok Pesantren Al Istiqomah Ahmad Fauzi Imron, anggota DPRD Kabupaten Bandung Humaira Zahrotunoor, serta kepala desa dan perangkat kecamatan Pacet turut hadir mendukung acara ini.

Berbagai rangkaian kegiatan digelar, mulai dari diskusi panel, pemaparan program pemberdayaan, hingga penyerahan bantuan simbolis bagi penyandang disabilitas. Acara ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang sangat interaktif, dipandu oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung. Peserta diberikan kesempatan untuk bertanya langsung terkait program pemerintah dan mendapatkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi.

Dengan doa bersama sebagai penutup, Hj. Emma berharap semangat inklusivitas dan kolaborasi yang terjalin dalam acara ini dapat membawa dampak besar bagi kesejahteraan penyandang disabilitas di Kabupaten Bandung. “Ini bukan sekadar acara, tetapi langkah nyata untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi semua,” pungkasnya.

Dian-perskpknews