Perencanaan merupakan fungsi penting dan fital dalam kegiatan pembangunan konstruksi.Dalam suatu proyek konstruksi selalu memerlukan sumber daya yang berupa tenaga kerja biaya bahan material dan peralatan.
Biaya merupakan salah satu sumber daya yang sangat berperan besar untuk menunjang pembangunan proyek.Maka diperlukan perencanaan terhadap kebutuhan biaya melalui suatu penjadwalan biaya untuk mendapatkan jumlah biaya yang diperlukan berdasarkan waktu 180 hari pelaksanaan proyek. Di Kabupaten Tanjung Jabung barat, salah satunya berencana membangun Jembatan apung desa seilandak . Dari hasil perhitungan Rencana Anggaran Biaya untuk menyelesaikan, proyek pembangunan jembatan apung Kecamatan Sekarang Kabupaten Taja barat dibutuhkan ± Rp.5.014.000.000; dalam waktu ±180 hari.
Seharus nya sebelum pekerjaan di mulai harus di adakan setandar keselamatan atau tim septi dalam bekerja dan di TKP nya harus berdasarkan SOP yg sudah di tentukan dinatranya peroyek pembanguan jembatan apung disertakan nominal dari peroyek tersebut harus di tetapkan seblum pekerjaan dimulai Pembangunan jembatan apung diduga tidak resmi/ilegal wilayah Tanjung Jabung barat kecamatan senyrang.desa seilamdak merajalela, diduga kuat melibatkan pemain besar seperti bos kontrak tor/ mafia dan para pekerja lainnya. Aktivitas ilegal ini berlangsung tanpa adanya izin resmi dari pemerintah, melanggar peraturan yang seharusnya ditegakkan dengan seadilnya. Dugaan bahwa Aparat Penegak Hukum (APH) Tanjabarat tegas, bahkan untuk menutup mata terhadap kegiatan ilegal ini, semakin merja lela tidak sesuwai dengan aturan pemerintah tanjabarat
Proyek tanpa mengunakan safety / k3
