Direktur BUMNag Sungai Aua Madani Mengikuti Workshop Pendampingan BUMdes se-Sumbar di Unand

Pers KPK News.Com | Pasaman Barat — Direktur Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Sungai Aua Madani mengikuti Workshop Pendampingan BUMDes se-Sumatera Barat Selasa (09/07/2024) bertempat di Convention Hall Universitas Andalas Limau Manis, Pauh, Padang Sumatera Barat.

Dalam rangka peningkatan aparatur desa dan pengelola BUMDes melalui Kementerian Keuangan Negara Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pertimbangan Keuangan, Direktorat Dana Desa, Insentif, Otonomi Khusus dan Keistimewaan dalam Rangka Optimalisasi Pengembangan BUMDes Sumatera Barat.

Direktur BUMNag Sungai Aua Dedi Chandra, S.Pd mengatakan ” Dengan adanya Worshop yang di laksanakan oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan dalam rangka meningkatkan Pengelolaan BUMDes/BUMNag. Kegiatan ini sangat bermanfaat sekali bagi BUMNag yang sedang dalam tahap berkembang dalam upaya untuk mengembangkan Desa/Nagarinya”.

” Pelatihan atau pun pendampingan bagi pengurus BUMNag sangat perlu dilaksanakan seperti bagaimana tata kelola BUMNag yang baik, tahapan perencanaan manajemen keuangan, bahkan sampai tahapan pembuatan laporan pertanggung jawaban sangat perlu di kuasai oleh Pengurus BUMNag”, Lanjut Direktur BUMNag Sungai Aua Madani tersebut.

“Harapannya setelah mengikuti Workshop Pendampingan BUMDes ini terutama untuk Pengurus BUMNag Sungai Aua Madani sekecil apapun potensi yang dimiliki oleh desa/Nagarinya bisa di kembangkan dan juga yang sangat perlu bagi pengurus BUMNag adalah pembuatan pelaporan semua unit usaha harus sesuai dengan mekanisme laporan yang telah dibuat oleh Kemendes” , tegas Dedi Chandra.

Workshop Pendampingan BUMDes yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal ,Pertimbangan Keuangan, Direktorat Dana Desa, Insentif, Otonomi Khusus dan Keistimewaan tujuannya adalah bagaimana mengembangkan dan meningkatkan pendapatan asli desa di setiap Nagarinya masing-masing yang ada di Provinsi Sumatera Barat.

Workshop ini menghadirkan pembicara yakni Dr. Ir. Feri Arlius, MSc dari NDC Universitas Andalas, Mahdianur SE.MM dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatra Barat, Aris Hidayat dari PT. Sarana MultiGriya Financial (SMF), Reza Hardiansyah dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor, dan Ary Dekky Hananto dari Pusat Investasi Pemerintah.

(Rz).