Ruko Abak Plafon di Bungo Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

BUNGO — Kebakaran melanda sebuah ruko tiga lantai ” Abak Plafon ” di Jalan Haji Hanafi, Lintas Sumatra Km 1, Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Bungo, Kamis (1/10/2026) sore.

Peristiwa tersebut dilaporkan kepada petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bungo sekitar pukul 17.35 WIB. Petugas kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 17.40 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Berdasarkan laporan Damkar, bangunan yang terbakar merupakan ruko permanen satu pintu dengan tiga lantai. Api membakar bagian lantai III yang digunakan untuk menyimpan stok barang berupa plafon dan material sejenis.

Kabid Damkar Kabupaten Bungo Safrialdi Jas, S.Sos., selaku pimpinan operasi, mengerahkan armada pemadam dari sejumlah pos untuk mempercepat proses penanganan.

Sedikitnya lima unit armada pemadam dan satu unit fire rescue dikerahkan, masing-masing Fire Truck 09 dan 12 dari Pos Mako, Fire Truck 07 dari Pos Tanah Sepenggal Lintas, Fire Truck 010 dari Pos Tanjung Agung, serta satu unit Fire Rescue.

Operasi juga mendapat dukungan satu unit mobil tangki beserta satu regu bantuan TRC BPBD Kabupaten Bungo.

Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi kendala berupa kepulan asap tebal di lantai II yang menyulitkan petugas untuk menjangkau titik api.

Sebanyak sekitar 50 personel gabungan dikerahkan dalam operasi tersebut, termasuk petugas Damkar, TNI dan Polri.

Petugas berhasil mengendalikan dan memadamkan api setelah melakukan operasi sekitar 2,5 jam. Proses pemadaman dilaporkan selesai sekitar pukul 20.00 WIB.

Dalam kejadian tersebut, lima karyawan toko berhasil diselamatkan. Sementara itu, kerusakan terutama terjadi pada stok barang berupa plafon dan material sejenis lainnya.

Tidak terdapat laporan korban luka dalam kejadian tersebut. Jumlah warga/kelompok terdampak tercatat satu orang, sementara kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Dari laporan awal petugas, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran tetap memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Petugas Damkar mengingatkan masyarakat dan pelaku usaha untuk memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, terutama pada bangunan yang digunakan untuk menyimpan material dan barang dalam jumlah besar.