PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW MAJELIS DZIKIR NUURUL KHAIRAAT & WANITA ISLAM AL-KHAIRAT DOLO SELATAN



KPK TIPIKOR News, Sigi 27 Agustus 2026, Majelis Dzikri Nuurul Khairaat dan Wanita Islam Al-Khairaat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengusung Tema “Dengan Maulid, Kita Semarakkan Cinta Kepada Rasullullah SAW dan Pererat ukhuwah Islamiyah”.

 

Peringatan ini di awali dari hari Senin tanggal 24/08/2026 dengan berbagai kegiatan seperti Lomba Pembacaan Maulid Barzanji dan di tutup dengan hari ini Lomba Pawai Pohon Telur, Ucapan terimakasih dari Ketua Panitia  H. Umar Kannu Karen dalam kegiatan ini di dukung dari berbagai pihak yang ada di Kecamatan Dolo Selatan Serta dari PT DIRGHAM MUTIARA NUSANTARA. Dilanjutkan kemudian dengan sambutan dari Camat Dolo Selatan Yahya Landua S.Ag, M.M mengatakan bahwa kedepannya Lomba Barzanji agar supaya di ikuti oleh anak-anak muda yang memiliki suara yang merdu dan fasih jangan cuman para orang-orang tua, lebih lanjut beliau menyampaikan Kecamatan Dolo Selatan ini luar biasa semua Desanya memiliki kebersamaan baik dari segi penataan Desa sampai dengan kebersihannya.

Sambutan dari Ketua Majelis Dzikri Dolo Selatan Jamaluddin L Nusu SE, MM Mendoakan bawah semua yang terlibat dari segi materi, pikiran dan tenaga dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW semuanya akan mendapatkan syafaat dari Baginda Nabi Muhammad SAW.

Selanjut Hikmah Maulid Nabi Yang bawakan oleh Alhabib Abdullah Reza Aljufrie L.c, M.A, (Cicit dari Guru Tua) diawali dengan membacakan surah Al ahzab Ayat 21:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًا

Artinya: “Sungguh, pada (diri) Rasulullah benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah.”,
Untuk mencontoh suri tauladan Nabi yang hidup 1400 tahun yang lalu agak susah karena Nabi tidak kita lihat, tidak nampak di hadapan kita yang melihat Nabi yaitu orang-orang yang di katakan sahabat merekalah yang melihat sosok Nabi, mereka melihat bagaimana Nabi berjalan, makan, tidur dan segala aktifitas Nabi, sehingga tidak perlu lagi mereka merayakan Maulid karena yang Mau di rayakan ada di hadapan mereka. Tapi untuk kita saat ini yang sudah jauh dari Baginda Nabi Muhammad SAW perlu di rayakan untuk kita mengenal dan meniru Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan.

Di akhir hikmah Maulid AL habib mengutip hadits Bukhari dan Muslim


مَنْ رَآنِى فِى الْمَنَامِ فَقَدْ رَآنِى فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لاَ يَتَمَثَّلُ بِى”


Barangsiapa yang melihatku dalam mimpi, maka ia sungguh telah melihatku, karena setan tidak dapat menyerupai bentuk/rupaku.” (HR. Bukhari dan Muslim),


Perayaan ini juga di hadiri oleh : Pimpinan Nuurul Khairaat Pusat Palu Sayyid Husen Alidrus, Syarifa Sopha binti Muhammad Soleh Al-Idrus Anak dari Pimpinan Dolo Khairat, Ketua WIA Kec. Dolo Selatan Hatimuna Amd.Kep, Kepala Desa SE-kecamatan Dolo Selatan, Dan Imam Masjid Rogo.