SUTARMIDJI – DIDI Dikenal Karna Hasil Kerja

Kpk Tipikor News, Kalbar : Setelah genderang pilkada usai ditabuh, nama Sutarmidji Didi begitu populer dihampir semua kalangan.

 

Banyak sumber menyebut kondisi itu cukup argumentatif mengingat hasil kerja mereka selama kurun waktu sekian tahun terbukti berhasil dan telah dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

 

” Dikenal bukan alasan klasik tetapi karna kedua tokoh tersebut sudah berbuat, bekerja bahkan melahirkan sebuah karya didalam pembangunan. Ini yang menjadi catatan tersendiri bagi masyarakat, ” tegas Wakil Kepala sekolah menengah atas negri kota pontianak.

 

Kalau bicara kepentingan warga, tambahnya, paslon nomo urut 1 sangat pas untuk melanjutkan roda pembangunan kalbar dimasa berikutnya. ” Tarmidji Didi memang pasangan yang betul betul klop, pas dan seimbang. Jadi jika kalimantan barat ingin terus berkembang, kuncinya ya beliau berdua, Prospeknya.

 

Pandangan optimis terhadap cagub juga dilontarkan puluhan kepala desa secara insidentil yang sejak lama terlihat haus akan wujud perubahan.

 

” Sutarmudji Didi boleh dibilang pemimpin yang matang, cermat, rasional dan kompleks. Setiap program, kebijakan maupun terobosan terobosan yang tertuang pada periode pertama selalu tepat sasaran sesuai harapan arus bawah, ” ungkap salah satu kades.

 

Incumbent, kata kepala desa yang satunya, mampu menentukan arah dan strategi, merumuskan program, menetapkan target, menjaga standar integritas serta memacu kinerja.

 

Sementara Didi Haryono, dapat memberikan intruksi yang tepat, jelas, praktis dan responsif terhadap kondisi aktual lapangan. ” Jujur, kami sangat menaruh harapan kepada duet nomor 1 ini, ” inginnya.

 

Disudut lain, kordinator jaringan aspirasi indonesia ( JAPRI) Kalbar, Patih Prambanan menjelaskan, ada halnya dimana semua pemimpin harus dapat melupakan ego politiknya dan bahu membahu bersatu menangani suatu persoalan daerah.

 

Tidak justru memilih mengeluarkan kritik pedas diluar melalui media, ketimbang memberi usulan konstruktif diatas meja pembangunan.

 

Patih berpendapat siapapun gubernur, walikota ataupun bupati pasti menghadapi seribu satu masalah dalam pembangunan daerah. Disini seorang pemimpin harus bisa menentukan prioritas, apa yang paling utama didahulukan dan bagaimana ia melakukannya.

 

Terhadap situasi diatas, lanjutnya, Sutarmidji Didi tidak pernah kehilangan akal bahkan mampu melepaskan pemikiran yang konvensional. Beliau berdua sering mengkaji sesuatu problema dari sisi ilmu kepemimpinan.

 

Diluar sana, masih bantak politisi yang menganut idiologi ” kekuasaan dan aku ” yang justru menumpulkan kapasitas mereka untuk menjadi pemimpin berbobot.

 

Terkait totalitas suara yang bakal didapat, surve menyebutkan Tarmidji Didi sementara ini unggul di 8 Kabupaten. ” Catatan kami merilis nilai mereka berdua dibeberapa tempat tergolong tinggi dan terus berkembang.

 

Titik dukungan terbesar ada di Kapuas Hulu, Ketapang, Kubu Raya, Melawi, Mempawah, Sambas, Singkawang dan Kota Pontianak. Sedangkan 5 daerah lainnya masih turun naik, ” Terang Patih.

 

Ia memaparkan, kalau hitungan tersebut dirangkum secara global, prosentase angka pasangan calon nomor urut 1, sampai dengan awal oktober 2024 berkisar antara 51, 80 Hingga 52 persen. Jumlah inipun tidak statis semua bisa berubah tergantung pendekatan calon lewat konsep sosialisasi.

 

Perolehan angka yang begitu kental, menurut patih, merupakan bukti masih melekatnya bahkan tetap tertanam dalam rasa kepercayaan masyarakat arus bawah terhadap kinerja incumbent maupun mantan kapolda kalbar.

 

” Ini aset rasa simpatik, kepercayaan serta respon positif dari hati nurani penduduk yang harus dijaga, dipelihara, dibina dan diaktualisasikan dalam pembangunan setelah terpilih nanti, ” ujar Patih sambil menyarankan coblos nomor satu ( Sanggar Pram)