Padang, perskpknews.com – Sebanyak sembilan nama terjaring sebagai nominasi Calon Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perkumpulan Penulis SatuPena Provinsi Sumatera Barat periode 2026–2031. Kesembilan nama tersebut merupakan usulan dari lebih 200 anggota SatuPena Sumbar yang terdaftar.
Kesembilan nominasi tersebut dipilih secara bertahap melalui pemungutan suara daring (online) sebulan yang lalu. Tiga nama dengan perolehan suara tertinggi kemudian akan ditetapkan dalam Musyawarah Daerah (Musda) untuk dipilih oleh Tim Formatur. Musda dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 1 November 2026.
Ketua DPD SatuPena Sumbar, Sastri Bakry, di Sekretariat SatuPena Sumbar Jalan Cindua Mato No. 13 Padang, Rabu (28/10), menyampaikan rasa syukur dan gembiranya atas banyaknya nominasi yang muncul.
“Saya sempat cemas jika tidak ada pengganti, karena saya sangat menginginkan adanya regenerasi di SatuPena Sumbar,” ujar Sastri yang kini terpilih sebagai Koordinator SatuPena se-Sumatera.
“Kesembilan nama ini adalah penulis dan tokoh literasi yang kuat di bidangnya masing-masing,” kata Sastri.
Berdasarkan urutan abjad, sembilan nama yang diusulkan tersebut adalah Armaidi Tanjung, Dilla, Hasanuddin, Leni Marlina, Pinto Janir, Ranti Arastri, Rita Novita, Yozarwadi Usama Putra, dan Yurnaldi.
Sastri menjelaskan, penjaringan nama dilakukan melalui WhatsApp Group (WAG) dan Google Form anggota. Dari hasil rekapitulasi, terjaring 10 nama termasuk dirinya. Namun setelah musyawarah, ditetapkan sembilan nama di luar dirinya.
Selanjutnya, anggota SatuPena Sumbar diberikan kesempatan untuk memilih tiga nama yang akan menjadi Tim Formatur. Nantinya, empat nama dengan perolehan suara tertinggi akan menjadi Tim Formatur bersama Ketua DPD demisioner untuk memilih Ketua DPD SatuPena Sumbar dan menyusun kepengurusan lima tahun ke depan.
“Proses ini sudah berjalan sejak sebulan lalu. Kami menggabungkan sistem digital dan musyawarah langsung di Musda, sehingga anggota yang tidak berkesempatan hadir tetap diberi ruang untuk mengusulkan nama calon ketua,” tutur Sastri yang didampingi Armaidi Tanjung, Sekretaris SatuPena Sumbar
Musda SatuPena Sumbar merupakan forum tertinggi organisasi untuk menentukan kepemimpinan baru, laporan pertanggungjawaban Ketua periode sebelumnya sekaligus membahas arah dan program kerja organisasi periode 2026–2031.
Melalui Musda ini, diharapkan terpilih ketua yang dapat melanjutkan pengembangan organisasi, memperkuat jejaring penulis, serta mendorong pertumbuhan ekosistem literasi dan kepenulisan di Sumatera Barat maupun nasional dan internasional.
Selain menjadi ajang pemilihan ketua, Musda juga menjadi momentum bagi para anggota untuk mempererat kebersamaan dan merumuskan langkah-langkah strategis dalam memajukan dunia kepenulisan di Ranah Minang. (R/*)
