PADANG PARIAMAN Jum’at 23/10/2024 Hilangnya Muhammad Helmi, balita berusia sekitar dua tahun di Korong Toboh Baru, Nagari Toboh Gadang Timur, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, memicu kekhawatiran keluarga dan masyarakat setempat. Hingga Kamis (22/10/2026) malam, keberadaan bocah tersebut belum diketahui, sementara tim SAR gabungan masih harus melanjutkan pencarian pada Jumat (23/10/2026).
Peristiwa ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Berdasarkan laporan sementara Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Padang Pariaman, rumah korban hanya berjarak sekitar 20 meter dari pinggir sungai.
Jarak yang relatif dekat dengan sungai menjadi salah satu perhatian dalam pencarian. Terlebih, menurut keterangan ibu korban, Muhammad Helmi diketahui sering pergi ke tepi sungai. Namun, hingga laporan terakhir, belum ada kepastian apakah korban benar-benar hanyut atau berada di lokasi lain.
Ibu Selesai Mandi, Anak Tak Lagi Terlihat
Berdasarkan informasi dari Wali Korong Toboh Baru, sebelum kejadian, ibu korban pergi mandi ke kamar mandi dan menitipkan Muhammad Helmi kepada neneknya.
Namun, setelah selesai mandi, ibu korban tidak lagi melihat anaknya di dalam rumah. Pintu rumah saat itu diketahui dalam keadaan terbuka.
Keluarga kemudian melakukan pencarian di sekitar rumah dan tepi sungai. Waktu terus berjalan, tetapi keberadaan balita tersebut belum juga diketahui.
Hilangnya anak seusia itu tentu menambah kecemasan keluarga. Apalagi, lokasi rumah yang dekat dengan sungai membuat pencarian harus dilakukan dengan serius dan menyeluruh.
BPBD, Basarnas, Polri dan Warga Turun Mencari
Setelah menerima laporan dari pemerintah nagari, BPBD Kabupaten Padang Pariaman melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Satgas Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD kemudian menuju lokasi untuk melakukan pendataan sekaligus membantu proses pencarian.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Padang Pariaman, Basarnas, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, serta masyarakat setempat turut melakukan penyisiran di sekitar rumah dan sepanjang tepi sungai.
Pihak keluarga juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.
Meski berbagai unsur telah terlibat, hingga Kamis malam, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Keberadaan Muhammad Helmi masih menjadi tanda tanya.
Pencarian Dihentikan Sementara, Dilanjutkan Jumat
Dalam laporan terakhir yang diperbarui pukul 23.30 WIB, Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Padang Pariaman menyebutkan bahwa korban belum ditemukan.
Berdasarkan hasil pengarahan bersama camat, pemerintah nagari, masyarakat, dan keluarga pada pukul 22.00 WIB, pencarian diputuskan untuk dihentikan sementara pada malam hari dan dilanjutkan kembali pada Jumat (23/10/2026).
Penghentian sementara tersebut menandai berakhirnya operasi pencarian pada hari pertama, sementara keluarga masih menunggu kabar mengenai keberadaan anak mereka.
Masyarakat berharap pencarian hari berikutnya dapat dilakukan secara maksimal, terutama di kawasan sekitar sungai yang menjadi salah satu fokus penyisiran.
Ciri-Ciri Korban
Muhammad Helmi merupakan anak laki-laki berusia sekitar dua tahun, berkulit sawo matang, dan terakhir diketahui mengenakan baju singlet merah marun.
Masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban diharapkan segera melapor kepada keluarga, aparat setempat, atau petugas SAR di lokasi.
Hingga laporan ini disusun, Muhammad Helmi belum ditemukan. Penyebab hilangnya korban dan dugaan bahwa ia hanyut masih menunggu kepastian dari hasil pencarian.
Laporan ini disusun berdasarkan informasi sementara Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (22/10/2026), pukul 23.30 WIB.
Pertajam judul tanpa menyimpulkan hanyut
Ringkas berita agar lebih menghentak
Fokuskan lead pada pencarian malam.TimKPKtipikorNews
MISTERI HILANGNYA BALITA 2 TAHUN DI TOBOH BARU: RUMAH DEKAT SUNGAI, PENCARIAN BERLANJUT HINGGA JUMAT
