Bekasi Jawa Barat, Media Kpktipikor- Para petani warga desa Karangharum, Waringinjaya dan Karangmukti, Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi, Sangat kecewa terhadap Kepala Desa Karangharum, Akibat Janji manis akan membantu, menggandeng BUMDes, untuk menyediakan DUMTRUK untuk mengangkut Tanak lumpur dan Sampah,namun sudah 13 Hari, Satu DumtrukTidak ada hanya OMDO,ungkapnya,ungkap para petani (23/09/2026)
Kegiatan Normalisasi saluran air wilayah Desa Karangmukti,Waringinjaya dan Karangharum, Atau B.Bbd.4 Sampai B.Rk 5,Excavator Banyak nongkrong tidak bisa jalan akibat tanah lumpur dan sampah tertumpuk di tanggul kali, kekurangan Dumtruk,
Sebelumnya setelah Excavator sampai wilayah Desa Karangharum, of dulu, dikernakan Excapator tidak bisa jalan akibat banyak bangunan liar disenjang tanggul,sehingga tanah lumpur dan sampah di tanggul tidak tertampung,harus menggunakan Dumtruk untuk mengangkutnya,
Pada Hari Kamis 10 Sember 2026,
Kepala Desa Karangharum melakukan Rapat Sosialisai terkait adanya kegiata Normalisasi dan Kordinasi SS Rawakuda/ B.Bbd.4 Sampai B.Rk 5, Bertempat di Aula Kantor Desa Karangharum
Yang di Hadiri Beberapa Intansi, dari Mula Tim PPK OPSDA IV BBWS Citarum, Dinas Pertanian, PPL, Pengamat PJT II Bhabinsa Perwakilan Petani di masing-masing Desa para BPD dan Undangan lainnya, Bahkan yang Mimpin kegiatan tersebut Kepala Desa Karangharum, sebagai mediatornya,
Kesimpulan Rapat tersebut, Kepala Desa Karangharum Mendukung Kegiatan Normalisasi dan akan membantu Pengangkatan tanah lumpur dan sampah, Kepala Desa Karangharum akan menggandeng BUMDe untuk Menyediakan angkutan Dumtruk untuk pembuangan tanah lumpur tersebut, Namun sejak 10 Nopember 2026 sampai saat ini, Damtruknya, Tidak ada (Alias Omdo) ungkapnya,

Saluran air Kali Wilayah Desa Karangharum, Waringinjaya dan Desa Karangmukti Kecamatan Kedungwaringin, pada dasarnya memiliki fungsi utama untuk memulihkan kapasitas tampung dan memperlancar aliran air irigasi demi mendukung sektor pertanian.
Dari ketiga Desa tersebut area Pertania Ratusan Hektar, Jika saluran airnya tersumbat akibat pendangkalan lumpur kalau Pemerinta tidak cepat melakukan Normalisasi sejumlah para petani akan mengalami gagal panen ungkapnya,

Sosialisasi terkait kegiatan Normalisasi B.RK 3-B.RK 5 dan Koordinasi RS Rawakuda, yang di Pimpin oleh Kepala Desa Karangharu selaku Mediatotr, Yang di hadiri ;
1, Tim PPK OPSDA IV BBWS Citarum
2. Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi
3. Kepala Desa Karangharum
4. Kepala Desa Karangmukti
5. Pengamat PJT II
6. Koramil Kedungwaringin (Bhabinsa)
7. BPD Desa Karang Harum
8. BPD Desa Karang Mukti
9. Perwakilan Petani Kecamatan Kedungwaringin
10.Perwakilan Penggerak Gotong Royong Kedungwaringin
12.Petani dari Desa Karangharum, Waringinjaya dan Desa Karangmukti
Adapun ringkasan dari rapat koordinasi tersebut antara lain:
1. Kepala Desa Karangharum (Pak Rimansyah, A,Md mendukung Kedukung Kegiatan Normalisasi ini dan akan membantu terkait Pengangkatan tanah/sedimentasi tidak bisa ditaruh dibibir tanggul karen adanya bangunan di sepanjang jalur ekskavitor, Pemdes Karangharum akan menggandeng BUMDe untuk Menyediakan Dumtruk mengelola pembuangan tanah lumpur tersebut

2. BPB (Karangharum) Pemerintah Desa dan BPD mengapresiasi tinggi serta mengucapkan terima kasih atas dukungan, partisipasi dan doa dari seluruh petani.
3. PGR (Icang) untuk kepala desa Jaga alat tolong dibantu dan Pengawalan terkait pekerjaan Normalisasi ini..
4. BBWS Citarum pa Wawan Pengerjaan yang berurutan dari Tanjungbaru, Waringinjaya dan Karangharum lokasi normalisasi berhasil naik signifikan dari rencana awal 1,9 km menjadi 6,9 km
5. Pa H. Asep Menegaskan komitmen total Pengawalan kami B.Bbd.4 Sampai B.Rk 5
6. Pa Damin Pengamanan Alat dan K3 Tolong di perhatikan dan di bantu oleh Pak Kepaladesa Karangharum
Harapan para petani mengharapkan kegiatan Normalisasi berjalan sesuai dengan harapan tidak ada hambatan, jika Diumtruk ada dari Kepala Desa Karangharu, tidak seprti ini, sedangkan para petani sangat membutuhkan air sampai kearea pesawahannya,
Kalau Angkutan Dumtruk menunggu Kepala Desa Karangharum, Normalisasi kapan selesainya, makanya para petani sangat kecewa terhadap Kepala Desa Karangharum,
Kami atas nama perwakilan para petani Mohon kepada Intansi Pemde Bekasi , agar segera menurunkan Dumtruk karena Tanah lumpur dan Sampah sudah menumpuk, belum terangkut ekskavitor tidak bisa berjalan dengan lancar, untuk memastikan kebenarannya terbitnya Berita ini, Intansi terkai agar segera Sidak kelokasi di alamat tersebut, dengan tegas pungkasny, (A. Rahmat)
