Dinsos Padang Pariaman Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran Sungai Bais kampuang Jambak, Didampingi Wali Nagari Lareh Nan Panjang Sungai Sariak

PADANG PARIAMAN,Kpk news indo — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Dinas Sosial, yang diwakili Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Rio Alfian, S.STP., M.I.Kom., bersama rombongan mendatangi lokasi pasca kebakaran di Korong Sungai Bais, Kampuang Jambak, Nagari Lareh Nan Panjang Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (21/9/2026).

Kunjungan tersebut turut didampingi Wali Nagari Lareh Nan Panjang Sungai Sariak, Ferynaldo Handayani Patria, beserta jajaran, serta perwakilan Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Ibu Devi Susanti.

Kehadiran pemerintah di lokasi merupakan bentuk perhatian terhadap warga yang terdampak bencana kebakaran. Dalam kesempatan tersebut, Dinas Sosial Padang Pariaman menyerahkan bantuan kebutuhan dasar kepada korban kebakaran, Ayu, 33 tahun.

Bantuan yang disalurkan berupa sembako, pakaian, kasur, dan beras, yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan korban dan keluarganya setelah musibah kebakaran.

Ayu merupakan warga yang mengontrak rumah dan diketahui memiliki tiga orang anak. Satu anak masih duduk di bangku SD, satu anak mengikuti pendidikan PAUD, sedangkan satu anak lainnya belum bersekolah.

Pasca musibah, Ayu mengalami shock dan trauma akibat kebakaran yang menimpa tempat tinggalnya. Karena kondisi tersebut, Ayu belum dapat menerima bantuan secara langsung.

Sementara itu, Ibu Senang Hati merupakan pemilik rumah yang terdampak kebakaran. Dalam proses penyerahan bantuan, penerimaan bantuan kemudian diwakili oleh Wali Korong Sungai Bais Kampuang Jambak, Darwis Amri.

Wali Nagari Ferynaldo Handayani Patria beserta jajaran turut mendampingi proses penyerahan bantuan sekaligus memberikan perhatian terhadap kondisi korban dan keluarganya.

Ferynaldo juga mengimbau sanak saudara, masyarakat, dan pihak-pihak yang ingin berdonasi untuk turut membantu meringankan beban keluarga korban.

Menurutnya, dukungan masyarakat sangat dibutuhkan mengingat keluarga korban sedang menghadapi masa sulit pascakebakaran dan harus memenuhi kebutuhan sehari-hari serta kebutuhan tiga orang anak.

“Kami mengimbau kepada sanak saudara dan masyarakat yang ingin berdonasi, mari bersama-sama membantu meringankan beban korban kebakaran. Bantuan sekecil apa pun sangat berarti bagi keluarga yang sedang tertimpa musibah,” ujar Ferynaldo.

Kunjungan Dinas Sosial bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah nagari tersebut menjadi bagian dari respons pemerintah dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan berupa sembako, pakaian, kasur, dan beras diharapkan dapat meringankan kebutuhan keluarga selama masa pemulihan.

Selain kebutuhan material, kondisi psikologis korban yang masih mengalami shock dan trauma juga menjadi perhatian. Dukungan dari pemerintah, keluarga, dan masyarakat diharapkan dapat membantu korban melewati masa sulit setelah musibah.

Pemerintah nagari bersama Dinas Sosial, pihak kecamatan, serta unsur terkait akan terus berkoordinasi untuk melihat kebutuhan lanjutan korban dan memastikan penanganan sosial dapat dilakukan sesuai kondisi di lapangan.
(Rizal)