PADANG — Pertarungan menuju kursi Gubernur Sumatera Barat 2029 mulai menjadi bahan perbincangan hangat. Meski kontestasi masih jauh dan belum ada pasangan calon resmi, sejumlah nama mulai bermunculan dan peta kekuatan politik Ranah Minang diprediksi bakal semakin sengit.
Sebuah ilustrasi/polling yang beredar mencantumkan enam nama dengan angka dukungan yang sangat mencolok: Vasko Ruseimy 43 persen, Mulyadi 24 persen, Fadly Amran 12 persen, Arisal Aziz 11 persen, Audy Joinaldy 6 persen, dan Muhidi 4 persen.
Jika angka tersebut dibaca sebagai gambaran dari polling yang ditampilkan dalam ilustrasi, maka Vasko Ruseimy berada di posisi teratas dengan selisih cukup jauh. Namun, angka tersebut tidak otomatis dapat dianggap sebagai hasil survei ilmiah atau prediksi hasil Pilgub 2029.
VASKO 43 PERSEN, BENARKAH SUDAH TERKUAT?
Nama Vasko Ruseimy memang memiliki modal politik yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumatera Barat mendampingi Mahyeldi untuk periode 2025–2030. KPU Sumbar menetapkan Mahyeldi-Vasko sebagai pasangan terpilih Pilgub 2024 setelah meraih 1.757.612 suara atau 77,12 persen suara sah.
Posisi sebagai wakil gubernur memberi Vasko pengalaman langsung di pemerintahan provinsi sekaligus panggung politik yang luas.
Bahkan, dalam dinamika politik sebelumnya, namanya juga telah disebut-sebut sebagai salah satu figur potensial untuk Pilgub berikutnya.
Namun pertanyaan besarnya:
Apakah popularitas dan posisi pemerintahan hari ini otomatis menjamin kemenangan pada 2029?
Tentu belum!
Politik bisa berubah dalam hitungan bulan, bahkan dalam hitungan minggu.
MULYADI 24 PERSEN, KUDA HITAM?
Nama Mulyadi dalam ilustrasi tersebut berada di posisi kedua dengan angka 24 persen.
Angka ini membuat persaingan menjadi semakin menarik. Selisihnya dengan posisi teratas memang cukup besar, tetapi jauh meninggalkan beberapa nama lain yang juga diperbincangkan.
Jika angka tersebut benar-benar menggambarkan kecenderungan dukungan dalam suatu polling, Mulyadi tidak bisa dianggap sebagai pemain pelengkap.
Ia berpotensi menjadi salah satu kekuatan yang dapat mengubah kalkulasi politik Sumbar.
FADLY AMRAN 12 PERSEN, MESIN POLITIK MULAI DIPANASKAN?
Di posisi berikutnya terdapat Fadly Amran dengan 12 persen.
Fadly memiliki modal pengalaman sebagai kepala daerah dan saat ini juga menjadi Ketua DPW NasDem Sumbar. Namanya telah beberapa kali disebut dalam pemberitaan sebagai figur potensial untuk Pilgub Sumbar 2029.
Dengan pengalaman pemerintahan sekaligus posisi strategis di partai politik, Fadly berpotensi menjadi salah satu pemain penting dalam perebutan kursi gubernur.
Apalagi, Pilgub tidak hanya ditentukan oleh popularitas.
Mesin partai, koalisi, jaringan relawan, rekam jejak, dan kemampuan menguasai basis suara di 19 kabupaten/kota akan menjadi pertarungan sesungguhnya.
ARISAL AZIZ 11 PERSEN: KEKUATAN PENGUSAHA DAN JARINGAN SOSIAL
Nama Arisal Aziz juga muncul dengan angka 11 persen dalam ilustrasi tersebut.
Sebagai pengusaha dan tokoh yang memiliki kiprah sosial, Arisal telah menjadi salah satu nama yang diperbincangkan dalam bursa potensial Pilgub Sumbar. Pemberitaan sebelumnya juga memasukkan namanya dalam daftar tokoh yang dipantau dalam dinamika menuju 2029.
Jika benar mampu mengonsolidasikan jaringan politik, sosial dan ekonomi, Arisal berpotensi menjadi figur yang membuat peta persaingan semakin sulit ditebak.
⚔️ AUDY JOinaldy DAN MUHIDI JUGA BELUM BOLEH DICORET!
Dalam ilustrasi yang beredar, Audy Joinaldy tercatat 6 persen, sementara Muhidi 4 persen.
Angka tersebut memang lebih rendah dibanding tiga besar, tetapi politik elektoral tidak bisa hanya dibaca dari satu angka.
Nama-nama lain pun masih berpotensi muncul.
Polling yang pernah diberitakan pada 2025 bahkan memasukkan Arisal Aziz, Audy Joinaldy, Sutan Riska, Eka Putra, Andre Rosiade, Fadly Amran, Vasko Ruseimy, Rico Alviano, Rahmat Saleh dan Brigjen TNI Khairul Anwar Mandailing dalam daftar tokoh yang diperbincangkan untuk Pilgub Sumbar 2029.
Artinya, peta pertarungan masih sangat cair.
VASKO VS MULYADI VS FADLY?
Jika hanya membaca angka pada ilustrasi yang beredar, pertarungan sementara terlihat mengerucut pada tiga nama:
🥇 VASKO RUSEIMY — 43%
🥈 MULYADI — 24%
🥉 FADLY AMRAN — 12%
Namun politik Sumbar bukan sekadar perlombaan angka.
Pertanyaan sesungguhnya adalah:
Siapa yang mampu membangun koalisi terbesar?
Siapa yang mampu menguasai basis suara terbesar?
Siapa yang memiliki rekam jejak paling diterima masyarakat?
Dan yang paling penting:
SIAPA YANG MAMPU MEREBUT HATI RAKYAT SUMATERA BARAT?
ANGKA BOLEH TINGGI, TAPI PERTARUNGAN MASIH PANJANG!
Perlu ditegaskan, angka 43 persen, 24 persen, 12 persen, 11 persen, 6 persen dan 4 persen yang menjadi dasar pembahasan di atas adalah angka yang tercantum dalam gambar/ilustrasi yang beredar, bukan hasil survei resmi KPU dan tidak dapat diperlakukan sebagai prediksi pasti hasil Pilgub 2029.
Terlebih, hasil polling lain yang pernah diberitakan sebelumnya menunjukkan susunan kekuatan yang berbeda.
Ini justru menunjukkan satu hal:
PERTARUNGAN 2029 MASIH TERBUKA LEBAR!
Hari ini seseorang bisa berada di puncak.
Besok bisa muncul nama baru.
Dan menjelang pendaftaran calon, koalisi politik dapat mengubah seluruh peta permainan.
SATU KURSI GUBERNUR SUMBAR. DERETAN TOKOH MULAI MEMANAS. SIAPA AKAN BERTAHAN SAMPAI GARIS FINISH?
Vasko Ruseimy?
Mulyadi?
Fadly Amran?
Arisal Aziz?
Audy Joinaldy?
Muhidi?
Atau justru muncul tokoh kejutan yang saat ini belum diperhitungkan?
Ranah Minang sedang menunggu siapa yang akan menjadi pemimpin berikutnya
