Kepung Kota Pontianak, Karhutla dan Asap Tebal Paksa Sekolah Diliburkan; Satria Pembela Melayu Gerak Cepat Bagi-Bagi Masker

PONTIANAK , Pontianak, 10 Agustus 2026

Kota Pontianak kembali dikepung kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian meluas dalam beberapa hari terakhir.

Dampak buruk terhadap kualitas udara yang membahayakan kesehatan memaksa pemerintah setempat meliburkan aktivitas kegiatan belajar mengajar anak-anak sekolah.

Kondisi udara yang pekat dan berbau asap tajam membuat aktivitas warga, terutama di luar ruangan, terganggu secara signifikan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, jarak pandang di sejumlah titik di Kota Pontianak sempat menyusut, memicu kekhawatiran mendalam dari berbagai kalangan terhadap ancaman Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

 

Menyikapi situasi darurat kesehatan tersebut, Ormas Satria Pembela Melayu (SPM) DPD KOTA PONTIANAK  dan DPD KABUPATEN KUBU RAYA mengambil langkah nyata. Jajaran pengurus dan anggota dari DPD Kota Pontianak  dan DPD Kabupaten Kubu Raya turun langsung ke jalan untuk bahu-membahu membagikan masker secara sukarela kepada masyarakat.

 

Aksi sosial kemanusiaan ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh para pengendara dan warga yang melintas. Dengan semangat kebersamaan, para anggota SPM membagikan ratusan masker guna meminimalisir dampak paparan asap terhadap kesehatan pernapasan warga, khususnya anak-anak dan pengendara roda dua.

“Langkah ini kami ambil sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kesehatan masyarakat Kota Pontianak yang sedang darurat akibat kabut asap karhutla. Melihat anak-anak sekolah sampai harus diliburkan, ini menandakan situasinya sudah sangat serius. Kami terpanggil untuk turun tangan meringankan beban warga,” ujar perwakilan pengurus Satria Pembela Melayu di sela-sela aksi pembagian masker.

 

Aksi solidaritas kemanusiaan ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek untuk melindungi kesehatan warga, tetapi juga mengetuk pintu hati berbagai pihak untuk bersama-sama peduli terhadap pencegahan dan penanggulangan karhutla di Kalimantan Barat. Satria Pembela Melayu menegaskan akan terus memantau situasi dan siap siaga membantu masyarakat selama kabut asap masih menyelimuti Kota Pontianak.

 

Editor : Abah M.Asruf.Az.SE

perskpknews.com