TEBO -Seorang pria yang dikenal dengan nama Bang Amek dilaporkan meninggal dunia setelah diamankan aparat kepolisian dalam sebuah penggerebekan di kawasan Pintas, Kecamatan Muaro Tabir, Kabupaten Tebo, pada Rabu (22/7/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, penggerebekan dilakukan sekitar pukul 12.00 WIB di sebuah rumah yang menjadi sasaran operasi. Saat itu, Bang Amek disebut sedang berada di rumah rekannya dan kemudian diamankan oleh petugas. Dari lokasi, polisi dikabarkan mengamankan sekitar 20 paket yang diduga barang bukti.
Menurut keterangan yang diperoleh tim investigasi, setelah diamankan kondisi Bang Amek diduga tiba-tiba menurun. Ia disebut mengalami kejang, tidak sadarkan diri, dan sesak napas. Saat dibawa menuju kendaraan petugas, kondisinya dikabarkan semakin memburuk.
Korban kemudian dibawa ke puskesmas terdekat dengan waktu tempuh sekitar satu jam untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, Bang Amek akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Peristiwa ini memunculkan pertanyaan dari pihak keluarga. Mereka meminta penjelasan mengenai kronologi kejadian, kondisi jenazah, serta alasan keterlambatan informasi yang diterima keluarga.
Tragedi penggerbakan bandar Sabu di Muara Tabir,keluarga Pertanyakan
