Diduga Dipicu Maraknya Narkoba, Koto Tuo Mungka Kian Rawan Pencurian

KPKnews.com – Lima Puluh Kota
Masyarakat Jorong Koto Tuo Mungka, Nagari Mungka, Kecamatan Mungka, Kabupaten Lima Puluh Kota, kian resah akibat maraknya aksi pencurian yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Warga menyebut, situasi keamanan di lingkungan mereka semakin memburuk dan belum menunjukkan tanda-tanda penanganan serius.

Sejumlah warga mengaku telah menjadi korban. Modus pencurian pun beragam, mulai dari ternak ayam, mesin pompa air sumur bor, hasil panen padi, buah-buahan di kebun, hingga barang-barang rumah tangga seperti besi tempat tidur, gas LPG dan gerobak sorong. Kerugian yang dialami warga tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menimbulkan rasa tidak aman yang berkepanjangan.

Fenomena ini sebenarnya telah berlangsung sejak tahun 2025. Namun, dalam beberapa bulan terakhir, intensitas pencurian dilaporkan meningkat signifikan. Warga menilai kondisi ini tidak bisa lagi dianggap sebagai kasus sporadis, melainkan sudah mengarah pada gangguan keamanan yang serius.

“Sekarang maling tidak kenal waktu, siang maupun malam mereka berani beraksi. Saat warga lengah sedikit saja, barang bisa langsung hilang,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Di tengah situasi tersebut, muncul dugaan di kalangan masyarakat bahwa maraknya peredaran narkoba di wilayah itu menjadi salah satu faktor pemicu meningkatnya tindak kriminal. Warga berharap aparat penegak hukum tidak hanya fokus pada penindakan pencurian, tetapi juga menelusuri kemungkinan keterkaitannya dengan penyalahgunaan narkotika.

Masyarakat mendesak pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Guguk bersama pemerintah setempat untuk segera mengambil langkah konkret dan terukur. Upaya preventif seperti patroli rutin, penertiban, hingga penindakan tegas terhadap pelaku dinilai sangat mendesak guna mengembalikan rasa aman di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak media masih berupaya mengonfirmasi kepada Polsek Guguk terkait laporan warga yang telah masuk serta langkah-langkah yang telah atau akan dilakukan dalam menangani persoalan ini.

Yrs