KENDARI, Perskplnews.com – Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bahteramas yang kini bertransformasi menjadi Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Bahteramas se-Sultra menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) di Aula Merah Putih, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (25/2/2026).
Rapat dihadiri Wakil Gubernur Sultra Ir Hugua, kepala daerah se-Sultra yang merupakan pemegang saham BPR Bahteramas, jajaran dewan komisaris dan direksi, OJK Sultra, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Direktur Utama BPR Bahteramas Sultra Dr Ahmad mengatakan, RUPS-LB menyepakati tiga agenda strategis, yakni pemberhentian komisaris yang merangkap jabatan, pengisian komposisi direksi yang masih kosong, serta persetujuan relokasi kantor pusat BPR Bombana.
“RUPS-LB ini merupakan langkah penting dalam memperkuat manajemen dan intermediasi BPR Bahteramas Sultra,” kata Dr Ahmad.
Kinerja positif BPR Bahteramas Sultra, di antaranya realisasi kredit yang telah mencapai Rp 400 miliar, menunjukkan bahwa bank ini mampu menggerakkan ekonomi rakyat hingga ke pelosok daerah yang belum sepenuhnya terakses layanan perbankan.
Wakil Gubernur Sultra Ir Hugua menekankan pentingnya soliditas internal antara komisaris dan direksi.
“Kedepan komisaris dan direksi BPR Bahteramas harus ada bonding yang kuat,” kata Hugua.
Pemprov Sultra menilai pertumbuhan BPR Bahteramas Sultra menunjukkan tren yang semakin sehat. Ke depan, bank plat merah ini diharapkan mampu lebih mandiri dan tidak lagi menjadi beban APBD.
Dengan restrukturisasi manajemen dan penguatan kelembagaan tersebut, BPR Bahteramas Sultra ditargetkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus pilar intermediasi keuangan di Sultra.
Dengan demikian, kami berharap BPR Bahteramas Sultra dapat terus meningkatkan kinerjanya dan menjadi salah satu pilar ekonomi daerah yang kuat di Sultra.
Kami akan terus memantau perkembangan BPR Bahteramas Sultra dan memberikan informasi terbaru kepada publik.
