Layanan PLN ULP Unaaha Dikeluhkan, Pelanggan Menunggu Berbulan-Bulan

KONAWE, PersKpkNews.com – Layanan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Unaaha menjadi sorotan tajam setelah sejumlah pelanggan mengeluhkan lambannya realisasi permohonan tambah daya.

Salah seorang pelanggan mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan pendaftaran dan pembayaran biaya tambah daya sejak 10 Januari 2026, namun hingga akhir Februari, petugas teknis belum juga melakukan pemasangan di lokasi.

“Ini jelas tidak adil, saya sudah bayar sejak awal Januari tapi belum terpasang. Sementara ada informasi pelanggan lain yang daftar Februari justru sudah selesai,” ujar pelanggan tersebut.

Staf bagian pelayanan PLN Unaaha, Yusuf, memberikan klarifikasi bahwa keterlambatan khususnya pada daya 3.500 VA disebabkan oleh kendala logistik.

“Untuk tambah daya ke 3.500 VA memang belum ada pelayanan karena terkendala stok MCB. Area PLN Kendari belum mendistribusikan MCB untuk daya tersebut ke kami,” kata Yusuf.

Kejadian ini dinilai mencederai komitmen PLN dalam memberikan layanan prima dan melanggar hak konsumen sesuai dengan UU Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan.

Sementara itu, Kepala PLN Rayon Unaaha, Bonifacius Jonet P.A, tidak memberikan respon saat dihubungi melalui telepon maupun pesan singkat, sehingga menimbulkan dugaan penutupan saluran komunikasi.

Masyarakat kini mendesak pihak PLN Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk segera mengevaluasi kinerja manajemen PLN ULP Unaaha agar kendala teknis dan pola komunikasi staf di lapangan tidak merugikan pelanggan yang telah taat aturan.

Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan akan memperbarui berita ini jika ada informasi baru.