Bungo, Jambi –Senin 23/02/2026, KPK News INDO. Kawasan sekitar Bandara Muara Bungo yang semestinya menjadi zona pengamanan objek vital negara, kini disorot publik. Area yang berada di sekitar Jembatan Unit diduga telah beralih fungsi menjadi lokasi aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang berlangsung secara terbuka dan berulang, terutama pada malam hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, sedikitnya terdapat 15 unit mesin dompeng yang beroperasi secara bergantian di wilayah penyangga bandara. Suara gemuruh mesin terdengar hampir setiap malam, menandakan aktivitas yang diduga berlangsung tanpa hambatan berarti.
Dugaan Keterlibatan dan Pembiaran
Aktivitas PETI yang berlangsung di kawasan strategis ini memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat: apakah ini bentuk kegagalan sistemik dalam pengawasan, atau justru indikasi adanya pembiaran terencana?
Sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa aktivitas tersebut bukanlah hal baru. Operasi tambang ilegal disebut sudah berlangsung cukup lama, bahkan terkesan “aman” dari penindakan.
Dugaan pun mengarah pada kemungkinan adanya praktik setoran kepada oknum tertentu agar aktivitas tetap berjalan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum setempat terkait dugaan tersebut. Namun publik menilai, apabila benar terdapat aktivitas ilegal di kawasan penyangga bandara, maka hal itu merupakan bentuk kelalaian serius yang dapat mencederai wibawa institusi penegak hukum.
Ancaman terhadap Lingkungan dan Keamanan Bandara
Aktivitas PETI tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga membawa dampak serius terhadap lingkungan. Penggunaan mesin dompeng berpotensi merusak struktur tanah, mencemari aliran sungai, serta meningkatkan risiko longsor dan abrasi.
Lebih jauh, keberadaan tambang ilegal di sekitar kawasan bandara berpotensi mengganggu aspek keselamatan penerbangan.
Zona penyangga bandara pada prinsipnya harus steril dari aktivitas yang dapat mengganggu stabilitas tanah, visibilitas, maupun keamanan operasional.
Jika dugaan ini terbukti benar, maka kondisi tersebut menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah dan aparat terkait untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan kawasan objek vital.
Desakan Transparansi dan Penindakan Tegas
Sejumlah elemen masyarakat sipil mendesak agar aparat penegak hukum bertindak tegas dan transparan. Penindakan tidak hanya menyasar operator lapangan, tetapi juga menelusuri kemungkinan adanya aktor intelektual maupun pihak yang diduga membekingi aktivitas tersebut.
Penegakan hukum yang konsisten dinilai menjadi kunci untuk mengembalikan kepercayaan publik. Tanpa langkah konkret, isu pembiaran atau dugaan “kebiri hukum” akan terus mencuat dan berpotensi memperburuk citra institusi.
Harapan Pemulihan Fungsi Kawasan
Bandara dan kawasan penyangganya merupakan bagian dari infrastruktur strategis negara yang harus dijaga integritas dan keamanannya. Pemerintah daerah bersama aparat terkait diharapkan segera melakukan investigasi menyeluruh, menghentikan seluruh aktivitas ilegal, serta memastikan kawasan tersebut kembali pada fungsi semestinya.
Publik kini menunggu langkah nyata. Apakah ini sekadar isu yang akan berlalu tanpa tindak lanjut, atau menjadi momentum bersih-bersih praktik PETI di kawasan strategis Kabupaten Bungo?
Diduga SALIM Bos Dari Aktivitas PETI di Kawasan Bandara Bungo: Dugaan Pembiaran dan Ancaman bagi Objek Vital Negara
