WASPADA! Penipuan Siber Marak di Konawe, Kapolsek Unaaha Beri Himbauan

KONAWE, PersKpkNews.com – Kapolsek Unaaha, IPTU La Ode Anti, SH,M.H, mengeluarkan himbauan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Konawe agar meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan siber.

Dalam himbauannya, Kapolsek Unaaha memaparkan sejumlah modus yang kerap digunakan pelaku, di antaranya dengan menelepon target dan mengaku sebagai petugas, pejabat, atau bahkan anggota keluarga.

Selain itu, pelaku juga sering mengirim pesan berisi hadiah undian, tawaran pinjaman cepat, hingga permintaan transfer uang secara mendesak.

“Terkadang juga menggunakan akun media sosial palsu yang menyerupai kerabat atau instansi resmi,” kata Kapolsek Unaaha. Kamis (5/2/2026).

Untuk itu, Kapolsek Unaaha mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan tindakan berisiko, seperti memberikan PIN, OTP, kode verifikasi, maupun data pribadi kepada pihak yang tidak jelas.

“Masyarakat juga diminta tidak sembarangan mengklik tautan mencurigakan, serta tidak mengirim uang sebelum memastikan kebenaran informasi yang diterima,” tambah Kapolsek Unaaha.

Sebagai langkah pencegahan, IPTU La Ode Anti mengimbau warga untuk selalu melakukan cek dan konfirmasi kepada pihak terkait, menghubungi keluarga atau instansi resmi secara langsung apabila menerima informasi mencurigakan.

“Serta, segera melaporkan ke Polsek terdekat jika menemukan indikasi penipuan,” tegas Kapolsek Unaaha.

Kejahatan siber semakin canggih dan menjadi ancaman serius bagi masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan tindakan berisiko yang dapat menyebabkan kerugian finansial dan keamanan data pribadi.

Demikian laporan berita tentang himbauan Polsek Unaaha kepada masyarakat Konawe untuk waspada penipuan siber.

Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan data pribadi dan finansial.

Kami berharap masyarakat Konawe dapat lebih waspada dan berhati-hati dalam menghadapi penipuan siber. Jangan ragu untuk menghubungi pihak berwajib jika menemukan indikasi penipuan.

 

Laporan: Aby Razak

Tinggalkan Balasan