Konawe Berantas Narkoba, Wakil Bupati Tekankan Peran Masyarakat

KONAWE, PersKpkNews.com – Dalam upaya melawan dan memberantas peredaran Narkotika kini Badan Narkotika Nasional Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) terus menunjukkan komitmen pemerintah daerah dan BNNK dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Konawe, Melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, S.E.M.S.i, menekankan pentingnya pencegahan narkoba di lingkungan masyarakat, terutama di daerah-daerah yang termasuk zona merah. Hal ini disampaikan saat melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Konawe, Kamis (22/1/2026).

“Peredaran narkoba di Konawe sudah sangat memprihatinkan, kita harus bersatu untuk memerangi narkoba ini,” kata Syamsul Ibrahim. Ia juga mengingatkan agar pihak mitra lebih berhati-hati dan tidak lalai dalam proses operasional pencegahan narkoba.

Syamsul Ibrahim juga menyebutkan bahwa pemerintah daerah akan melakukan tes urin kepada calon pejabat dan pegawai negeri sipil (PNS) untuk memastikan mereka tidak terlibat dalam peredaran narkoba. “Jika ada yang positif, maka akan dilakukan rehabilitasi dan tidak akan diproses hukum,” tegas wakil bupati konawe tersebut.

Selain itu, Kepala BNNK Konawe, Kompol. H. Tira Wijaya, S.H, juga menekankan pentingnya pencegahan narkoba di lingkungan masyarakat. Ia menyebutkan bahwa BNNK akan membentuk tim terpadu untuk melakukan pencegahan dan rehabilitasi di 28 Kecamatan di Konawe.

“Tim terpadu ini akan beranggotakan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan karang taruna,” kata Tira Wijaya. Ia juga menyebutkan bahwa BNNK akan melakukan evaluasi setiap 6 bulan untuk mengetahui kemajuan pencegahan narkoba di Konawe.

Dalam FGD tersebut, juga dibahas tentang pentingnya peran masyarakat dalam pencegahan narkoba. “Masyarakat harus berperan aktif dalam pencegahan narkoba, karena mereka yang paling tahu tentang kondisi lingkungan sekitar,” pungkas Kepala BNNK Konawe, Kompol. H. Tira Wijaya, tersebut.

Dengan kegiatan FGD yang dilakukan oleh BNNK Konawe menunjukkan komitmen pemerintah daerah dan BNNK dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Konawe.

Tes urin calon pejabat dan pembentukan tim terpadu merupakan langkah yang tepat untuk mencegah penyalahgunaan narkoba. Kami berharap agar upaya ini dapat terus dilakukan untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan sejahtera.

Dengan demikian, FGD yang dilakukan oleh BNNK Konawe dan pemerintah daerah Konawe merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba dan pentingnya pencegahan.

Kami berharap agar masyarakat Konawe dapat bersatu dalam memerangi narkoba dan menciptakan lingkungan yang aman dan sehat.

 

Laporan: Aby Razak

Tinggalkan Balasan