Mempawah Kalbar ” meminta Bupati dan penegak hukum (APH) memanggil kadis PPK, dinas perkim mempawah.

Pontianak, 10 Januari 2026 kpktipikor news.com

proyek infrastruktur rapat bento menuai perbincangan publik bukan rahasia umum sungai pinyuh kabupaten mempawah menjadi sorotan gang asoka Rt/Rw. 004/008 mempertanyakan PPK konsultan pengawas Diduga ada kerjasama untuk menghamburkan uang negara sungguh sangat disayangkan

Disaat tim awak media ingin menghadap dan konfirmasi ke Kabid dinas perumahan Rakyat dan kawasan permukiman kabupaten mempawah.alasan Kabid tidak ada ditempat sangat di sayangkan hingga pemberitaan ini naik

Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan pertanahan (Perkim) kabupaten mempawah Kalimantan Barat mulai membuat kecurigaan pulik Diduga tak sesuai spesifikasi rapat beton tak sesuai mutu. Pengawasan dari dinas tidak pernah ada di tempat

Kami sebagai masyarakat  meminta penegak hukum memanggil Kabid dinas perkim dan PPK konsultan pengawas pelaksana di periksa proyek sungai pinyuh tak pernah ada perubahan dari tahun ketahun terus selalu terjadi seperti ini

Seperti tradisi budaya, dinas yang selalu meninggalkan pekerjaan dengan angaran DANA nya kecil hingga melalaikan tugas yang diberikan oleh negara

Tidak menggunakan K3. pengawasan dari dinas atau PPK konsultan yang terkait apa lagi Kabid dinas perkim kabupaten mempawah diduga tutup mata

terjadi pada pembangunan jalan gang asoka sungai pinyuh beberapa lokasi tak pernah dilihat pengawas atau orang dinas perkim

Ungkap warga berinisial BL.

Kami meminta Bupati mempawah dan (APH) penegak hukum memanggil untuk memeriksa Kabid PPK konsultan pengawas pelaksana untuk mempertanyakan tentang proyek proyek yang ada beberapa lokasi utama sungai   pinyuh gang asoka RT/RW 004.008 membuat  keraguan masyarakat setempat

Tentang kualitas dan kuantitas pekerjaan

Yang di kerjakan oleh perusahan  CV.Margo Bhakti .dengan dana DAU APBD sebesar Rp 199. juta lebih

Tahun anggaran  2025  salah satu warga meminta kepada penegak hukum segera memangil semua yang terlibat kekesalannya dan mengucapkan kepada kpktipikor, Rabu (29/12/2025).

Dalam Pantauan TIM di lapangan menemukan kondisi jalan yang tidak sesuai  dengan kualitas dan kuantitas

Teknis perlu penegak hukum memanggil pelaksana dan PPK untuk di periksa pekerjaan belum beberapa minggu sudah tampak pasir naik di permukaan

Membuat dugaan pekerjaan tersebut asal jadi

Proyek yang dibiayai negara hingga untuk pasilitas masyarakat untuk memberikan kenyamanaan dan kemudahan aktivitas tetapi sungguh disayangkan masyarakat merasah kecewa melihat pekerjaan tersebut tidak sesuai harapan masyarakat konsultan pengawasan dari dinas perkim. Kabupaten mempawah tak pernah ada ditempat apa lagi yang namanya pak Kabid perkim tak pernah dilihat di lapangan

Apakah ini sudah memang sudah menjadi kebiasaan atau aturan kebijakan dari pemerintah,

yang sangat merasa dikecewakan masyarakat yang enggan memberikan namanya.

Kami sebagai masyarakat sangat berterima kasih kepada pemerintah mau membangun jalan buat masyarakat kecil

Kami sangat mendukung program pemerita daerah kabupaten mempawah   yang sangat peduli sama masyarakat kecil seperti  desa kami sungai pinyuh

Tetapi kami meminta para pekerja jangan asalan asal jadi kalau mencari keuntungan harus konsisten pekerjaan proyek jalan dilihat mutunya dan dijaga kualitas tapi sangat disayangkan  kualitas jalan yang dikerjakan asal asalan membuat kami kecewa. Ungkap warga setempat

Tim.