Kebakaran Melanda Pasar Sentral Asinua, Konawe: 15 Kios Ludes Dilalap Api si Jago Merah

KONAWE, PersKpkNews.com – Sebuah insiden kebakaran terjadi di Pasar Sentral Asinua, Kelurahan Asinua, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Senin malam (08/12/2025) sekitar pukul 19.10 Wita. Kobaran api terlihat membesar dari salah satu kios dan dengan cepat merambat ke bangunan lain, menyebabkan kerugian yang signifikan.

Warga sekitar yang menyaksikan peristiwa tersebut langsung panik dan berusaha menyelamatkan barang dagangan mereka. Video dan foto yang beredar memperlihatkan api berkobar sangat besar, sementara warga menyaksikan dari kejauhan sambil membantu pemilik kios mengevakuasi barang yang masih bisa diselamatkan.

Saksi, Amran, yang pertama kali mengunggah postingan di sosial media Facebook tentang kebakaran pasar Asinua, mengatakan bahwa ia melihat kobaran api di dalam pasar saat pulang membeli makanan dari ICP.

Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian dengan cepat dan berhasil memadamkan api sebelum menjalar ke warung-warung lainnya. “Kami menerima laporan sekitar pukul 19.10 Wita dan langsung menuju lokasi. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.20 Wita,” kata Kasat Reskrim Polres Konawe, AKP Taufik Hidayat.

Sementara itu Kapolsek Unaaha, Iptu La Ode Anti, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran. “Kami masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi-saksi. Kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab Kebakaran,” kata Iptu La Ode Anti.

Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp. 335.000.000,- dengan 15 kios yang terbakar. Berikut adalah rincian kerugian:

– Lapak beserta jualan berupa sepatu milik H. Abdullah: Rp. 70.000.000,-

– Lapak beserta jualan milik Sdr. Hapid (pide) sebanyak 2 unit: Rp. 50.000.000,-

– Lapak milik Sdr. Purwanto: Rp. 30.000.000,-

– Lapak beserta jualan berupa buku milik Sdri. Hasnidar (Mama Winda): Rp. 30.000.000,-

– Lapak milik Sdr. Indra Budiman: Rp. 15.000.000,-

– Lapak milik Sdr. Haedar: Rp. 20.000.000,-

– Lapak milik Sdr. Sutrisno: Rp. 15.000.000,-

– Lapak milik Sdr. Syam: Rp. 15.000.000,-

– Lapak milik Sdri Mama Ippang: Rp. 15.000.000,-

– Lapak milik Sdr. Anwar: Rp. 15.000.000,-

– Lapak milik Sdr. H. Tamrin: Rp. 15.000.000,-

– Lapak milik Sdri. Lela: Rp. 15.000.000,-

– Lapak milik Sdri. Hj. Daniar: Rp. 15.000.000,-

– Lapak milik Sdri. Hj. Anti: Rp. 15.000.000,-

Analisis: Kebakaran ini menunjukkan kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan kebakaran. Kurangnya fasilitas pemadam kebakaran di daerah tersebut juga menjadi faktor yang memperburuk situasi. Kebakaran ini juga menunjukkan pentingnya peran masyarakat dalam melaporkan kejadian kebakaran kepada pihak berwenang.

Rekomendasi: Pemerintah diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan kebakaran. Fasilitas pemadam kebakaran harus ditingkatkan dan diperbarui. Masyarakat harus lebih aktif dalam melaporkan kejadian kebakaran kepada pihak berwenang.

Kejadian ini menjadi perhatian publik dan menjadi trending topik di media sosial. Masyarakat berharap agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa depan.

 

Laporan: Aby Razak