Jembrana|kpktipikornews.com
Situasi dan kondisi pantai Kuta pasca abrasi yang disertai tumpukan sampah memang sangat memprihatinkan
Pantai Kuta merupakan salah satu pantai yang terkenal karena keindahan alamnya seperti pasir putih dan matahari terbenam yang memukau, ombaknya yang cocok untuk berselancar bagi pemula, serta fasilitas wisata yang lengkap.
Pantai ini menjadi salah satu destinasi wisata paling populer di Bali sejak tahun 1970-an dan menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.
Dari pantauan langsung dimana saat ini pantai Kuta memang banyak di penuhi sampah sampah pasca abrasi beberapa hari lalu
Salah satu pedagang di Pantai Kuta mengatakan bahwa abrasi kali ini adalah yang terparah selama ia berjualan di Pantai Kuta.
“Parah apalagi dengan banyaknya sampah yang masih belum di angkut terutama di pasir, padahal kita para pedagang selalu dan wajib membersihkan area dimama kita berdagang. Sebelum pulang semua sampah sampah kami kumpulkan dulu sebelum di buang” ungkap salah satu pedagang yang enggan di sebutkan namanya.
Salah satu pengunjung pantai Kuta Aditya saat ditemui sedang melintas tepat disisi tumpukan sampah ini, Sabtu,(25/11/2025) di Pantai Kuta, Badung mengatakan, Kondisi ini sangat menggangu pemandangan mata khususnya saat melintasi tumpukan-tumpukan sampah ini.
“Ya, saya sebagai pengunjung tentu merasa tidak enak melihat kondisi seperti ini ada disisi wilayah objek wisata Kuta saat ini,” ujarnya.
Dirinya mengatakan, selain tidak enak dipandang, tumpukan-tumpukan sampah ini juga mulai menimbulkan bau tidak sedap saat melintasinya. “Tentu kondisi ini malah nantinya merusak citra pantai ini sendiri terutama jika wisatawan Mancanegara (Wisma) melihat tumpukan sampah ini,” cetusnya.
Berharap Pemerintah terkait agar segera melakukan langkah cepat khususnya dalam upaya penangananya saat ini maupun ke depannya. karena selain tidak enak dipandang tumpukan sampah sampah ini mulai menimbulkan bau tidak sedap saat melintasi areal sekitar tumpukan sampah ini.
(PTB)
