Makassar perskpknews.com – Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menggelar doorstop bersama awak media di Mako Ditsamapta Polda Sulsel, Kamis (13/11/2025). Kegiatan turut dihadiri Kabid Humas, Kabidpropam, serta Dirsamapta Polda Sulsel.
Kapolda menyampaikan terima kasih kepada media serta menegaskan pentingnya penyamaan persepsi antara pimpinan dan anggota dalam menjalankan tugas kepolisian.
Perkembangan Kasus Penjualan Bayi
Kapolda menjelaskan bahwa kasus penculikan dan penjualan bayi yang diungkap Polrestabes Makassar masih terus berkembang. Tersangka mengungkap adanya TKP lain di wilayah Polda Bali, Jawa Tengah, Jambi, dan Kepulauan Riau. Polda Sulsel telah berkoordinasi dengan Bareskrim Polri untuk asistensi lebih lanjut.

Isu Viral Dugaan Korupsi Komite Sekolah
Terkait dugaan korupsi pungutan komite SMA 1 Luwu Utara yang kembali viral, Kapolda menegaskan bahwa perkara tersebut terjadi pada 2022 dan telah diputus hingga tingkat Mahkamah Agung. Namun Polda Sulsel tetap menurunkan tim gabungan untuk menelusuri penanganan kasus tersebut sebagai bentuk transparansi.
Pelanggaran Rekrutmen dan Isu Polwan
Kapolda membenarkan adanya anggota yang melanggar dalam proses rekrutmen. Anggota tersebut telah ditempatkan di tempat khusus dan sedang menjalani pemeriksaan.
Untuk isu dugaan keterlibatan oknum Polwan dalam pemerasan di Gowa, Kapolda menjelaskan bahwa rekening Polwan hanya dipinjam pihak lain. Polda bekerja sama dengan perbankan untuk menelusuri aliran dana dan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.
Komitmen Polda Sulsel
Kapolda menegaskan bahwa Polda Sulsel berkomitmen menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan prima, penegakan hukum profesional, serta pengawasan internal yang kuat. Ia memastikan penegakan hukum dilakukan secara adil dan tidak diskriminatif.
