Grand Opening Koperasi Desa Merah Putih Mart Petai Baru, Wujud Kemandirian Ekonomi Desa

KUANTAN SINGINGI – Pemerintah Desa Petai Baru, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi menggelar acara Grand Opening Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Mart Petai Baru, Selasa (11/11/2025). Acara ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan serta masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Singingi Saparman, ST., ME, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Petai Baru Daryanto, perangkat desa, Kepala Bank Mandiri Cabang Sungai Sirih, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, Ketua Karang Taruna, Ketua PKK, serta masyarakat Desa Petai Baru.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Petai Baru, Daryanto, menyampaikan bahwa berdirinya Koperasi Desa Merah Putih merupakan amanat dari Presiden Prabowo Subianto melalui Inpres Nomor 9 Tahun 2025. Ia menegaskan bahwa koperasi ini merupakan yang pertama beroperasi di Kabupaten Kuantan Singingi.

“Saya merasa bangga dan mengapresiasi kepada ketua serta seluruh pengurus KDMP. Kami berharap masyarakat Desa Petai Baru dapat bergabung menjadi anggota koperasi ini dan bersama-sama mendukung kemajuan Koperasi Desa Merah Putih untuk kesejahteraan kita bersama,” ujarnya.

Saat ini Koperasi Desa Merah Putih telah memiliki 74 anggota aktif dengan iuran simpanan pokok sebesar Rp20.000 dan simpanan wajib sebesar Rp10.000.

Sementara itu, Ketua Koperasi Desa Merah Putih, Samsul Arifin, menjelaskan bahwa modal awal koperasi berasal dari dana PAD Desa Petai Baru sebesar Rp5.000.000, ditambah dengan tabungan sukarela masyarakat yang mencapai Rp461 juta. Ia berharap koperasi ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa dan meningkatkan taraf hidup warga.

“Dengan semangat gotong royong, kami ingin menjadikan KDMP sebagai wadah ekonomi masyarakat yang mandiri, transparan, dan menumbuhkan rasa memiliki bersama. Koperasi ini bukan milik pengurus, tetapi milik seluruh warga Desa Petai Baru,” tutur Samsul.

Dengan hadirnya Koperasi Desa Merah Putih Mart, diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekonomi masyarakat, meningkatkan kemandirian desa, serta mewujudkan visi pembangunan ekonomi berbasis kebersamaan dan gotong royong.

(FM)