Padang, 29 Oktober 2025 — Kabar duka menyelimuti dunia musik Minangkabau. Dr. Ir. Agusli Taher, MS, sang maestro musik Minang yang dikenal sebagai sosok kreatif, rendah hati, dan penuh dedikasi terhadap kesenian daerah, berpulang ke rahmatullah. Ucapan belasungkawa pun datang dari berbagai kalangan, termasuk dari musisi dan Gitaris D-Not7, Tomy Chandra.
Melalui pernyataannya, Tomy Chandra menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian sosok yang pernah memberikan banyak inspirasi dalam perjalanan kariernya di dunia musik.
“Saya sangat berduka atas berpulangnya Bapak Dr. Ir. Agusli Taher, MS. Beliau bukan hanya maestro musik Minang, tetapi juga sosok yang sangat peduli pada generasi penerus. Saya masih ingat, dulu kami pernah berdiskusi panjang tentang berbagai hal mengenai musik, tentang bagaimana menjaga identitas Minang dalam karya modern. Bahkan beliau sempat menawarkan saya untuk menggunakan studionya untuk berkarya. Itu sebuah kehormatan besar yang takkan saya lupakan,” ungkap Tomy dengan nada haru.
Agusli Taher dikenal luas sebagai tokoh yang berperan besar dalam memajukan musik tradisional Minangkabau ke ranah nasional dan akademik. Karya-karyanya banyak menjadi rujukan bagi mahasiswa dan musisi muda yang ingin menggali kekayaan musik etnik Minang.
Tomy Chandra menambahkan, kepergian sosok Agusli Taher adalah kehilangan besar bagi dunia musik Indonesia, khususnya Sumatera Barat.
“Beliau adalah penjaga nilai, penggerak budaya, dan inspirator bagi banyak musisi muda. Semoga segala amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT, dan semangat beliau dalam melestarikan musik Minang terus hidup dalam setiap karya anak bangsa,” tutup Tomy.
Selamat jalan Maestro. Karya dan dedikasimu akan selalu abadi di hati para pecinta musik Minang.
