Ketua DPC Syarikat Islam Bukittinggi Diundang Kementerian PUPR Bahas Proyek Strategis UNICEP

 

Bukittinggi, 20 Agustus 2025 – Bapak Drs. Rismaidi SH, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Syarikat Islam Kota Bukittinggi, mendapat kehormatan besar dengan diundang secara resmi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Undangan ini berkaitan dengan pembahasan proyek strategis UNICEP (Urban & National Infrastructure Connectivity & Development) yang didanai oleh Bank Dunia.

Kota Bukittinggi menjadi salah satu daerah yang dipilih oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebagai lokasi peluncuran proyek tersebut. Fokus utama program ini adalah mengembangkan Bukittinggi sebagai Kota Sejarah dan Kota Wisata berkelas nasional bahkan internasional.

Ini adalah suatu kehormatan dan pengakuan atas peran Syarikat Islam dalam pembangunan daerah,” ujar Dr. Feri Andri usai menerima undangan. “Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan proyek ini berjalan sukses serta memberikan dampak positif bagi masyarakat Bukittinggi. Pengembangan infrastruktur yang seimbang dengan pelestarian nilai sejarah dan budaya adalah kunci menjadikan Bukittinggi destinasi wisata unggulan.

Pelibatan berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat seperti Syarikat Islam, mencerminkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Proyek UNICEP diharapkan tidak hanya meningkatkan konektivitas wilayah, tetapi juga memajukan pariwisata serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Bukittinggi.

Tentang Proyek UNICEP

UNICEP (Urban & National Infrastructure Connectivity & Development) adalah program pembangunan infrastruktur yang mendapat dukungan penuh dari Bank Dunia. Proyek ini bertujuan meningkatkan konektivitas, memperkuat tata kelola pembangunan perkotaan, dan memperhatikan aspek lingkungan serta sosial dalam setiap perencanaannya. Dengan pendekatan berkelanjutan, UNICEP tidak hanya membangun fasilitas fisik seperti jalan dan sarana publik, tetapi juga menjaga keseimbangan dengan pelestarian alam dan budaya.

Dengan terpilihnya Bukittinggi sebagai salah satu kota peluncuran, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat nyata dari pembangunan yang mengedepankan keseimbangan antara kemajuan infrastruktur dan kekayaan nilai sejarah-budaya yang telah lama menjadi identitas kota ini.