Pariaman, KPK TIPIKOR NEWS, 23 Juli 2025 — Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap penguatan Ketahanan Pangan Nusantara, telah dilaksanakan diskusi strategis antara Lantamal II Padang yang diwakili oleh Bapak Martias, Danpos TNI AL Kota Pariaman, dengan Bapak Nofen Noferi, Ketua DPC Ratu Prabu Kota Pariaman, bertempat di Desa Pauh Barat, Kec. Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Rabu (23/07/2025).
Pertemuan ini berlangsung di wilayah Pos TNI AL Kota Pariaman dan bertujuan menjajaki kerja sama lintas sektoral dalam mendukung program nasional ketahanan pangan berbasis lokal, khususnya di wilayah pesisir Kota Pariaman.


Beberapa poin penting yang menjadi pembahasan dalam diskusi tersebut antara lain :
1. Penguatan sinergi antara TNI AL dan organisasi masyarakat dalam menggerakkan pertanian dan perikanan mandiri di lingkungan pesisir.
2. Pemanfaatan lahan milik negara dan masyarakat untuk pengembangan pertanian terpadu dan urban farming.
3. Pemberdayaan perempuan dan pemuda melalui pelatihan budidaya pangan, pengolahan hasil tani, serta pemasaran produk lokal.
4. Pembangunan kawasan percontohan “Kampung Tangguh Pangan” yang menjadi model ketahanan komunitas pesisir.
5. Penguatan peran TNI sebagai penggerak stabilitas pangan dan pertahanan nonmiliter, khususnya dalam menghadapi ancaman krisis global dan perubahan iklim.

Dalam pernyataannya, Bapak Martias menyampaikan bahwa TNI AL siap menjadi mitra strategis masyarakat dalam membangun kemandirian pangan, melalui pendekatan kewilayahan dan pembinaan teritorial maritim.
Sementara itu, Bapaka Nofen Noferi menegaskan bahwa organisasi Ratu Prabu berkomitmen mendukung program nasional dengan menggerakkan kader-kader untuk menjadi pelaku utama dalam pertanian keluarga, konservasi pangan lokal, dan edukasi gizi masyarakat.
Diskusi ini ditutup dengan rencana tindak lanjut dalam bentuk MoU kemitraan antara Lantamal II Padang dan Ratu Prabu Kota Pariaman, serta peluncuran Program Ratu Prabu Mandiri sebagai simbol kolaborasi ketahanan pangan dari laut dan darat untuk Nusantara yang lebih tangguh.
@flm
