Musda Perdana Aliansi BEM Piaman Laweh Sukses Digelar, Korpus Apresiasi Totalitas DEMA STIT SB sebagai Tuan Rumah

Padang Pariaman, 13 Juli 2025 — Sejarah baru gerakan mahasiswa Piaman Laweh tercipta melalui suksesnya Musyawarah Daerah (Musda) ke-1 Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Piaman Laweh yang digelar di aula STIT Syekh Burhanuddin, Padang Pariaman.

Acara ini tak hanya menjadi forum konsolidasi strategis antar-BEM se-Piaman Laweh, namun juga dirangkai dengan Talk Show Kemahasiswaan yang menghadirkan pemateri-pemateri inspiratif dari kalangan tokoh akademisi ternama dan pihak kepolisian, seperti Muhammad Khadafi, S.Kom (Komisioner Bawaslu Sumbar), Dr. Hary Efendi Iskandar, S.S., M.A. (aktivis 98 dan dosen FIB Unand), Dr. Neni Triana, M.A. (Ketua STIT Syekh Burhanuddin), serta AKBP Ahmad Faisol Amir SIK MSI (Kapolres Padang Pariaman) yang di wakili oleh kabag SDM Kapolres Padang Pariaman

Dengan mengusung semangat “Aliansi Bersuara, Piaman Berdaya,” Musda ini menegaskan komitmen bersama mahasiswa se-Piaman Laweh untuk tampil sebagai agen perubahan dan pengontrol sosial (agent of social control) di tengah dinamika masyarakat dan pembangunan daerah.

Musda yang dihadiri oleh tujuh kampus — lima dari Kota Pariaman dan dua dari Kabupaten Padang Pariaman — berlangsung dalam suasana demokratis, penuh semangat intelektual dan kolaboratif. Forum ini berhasil menetapkan arah gerakan mahasiswa ke depan yang lebih solid, kritis, dan solutif, berlandaskan nilai-nilai keadilan dan keberpihakan terhadap masyarakat.

Roby Hasan, selaku Korpus Aliansi BEM Piaman Laweh periode 2023–2024, memberikan apresiasi tinggi kepada DEMA STIT Syekh Burhanuddin sebagai tuan rumah yang telah menyelenggarakan kegiatan dengan penuh totalitas.

> “Kami sangat mengapresiasi kerja keras dan dedikasi DEMA STIT SB. Musda ini bukan hanya sukses secara teknis, tetapi juga mampu membangkitkan semangat kolektif gerakan mahasiswa untuk terus bersinergi dan menjadi agen perubahan yang nyata,” ungkap Roby.

“Gerakan ini akan menjadi bom-bom kecil yang akan mengeluarkan ledakan besar ke depannya. Ledakan kesadaran, gerakan, dan pengaruh mahasiswa yang akan mengguncang perubahan sosial di Piaman,” tambahnya penuh keyakinan.

Momentum Musda ini juga menetapkan Muhammad Fajar, Presiden Mahasiswa BEM KM UNISBAR, sebagai Koordinator baru Aliansi BEM Piaman Laweh untuk masa khidmat satu tahun ke depan. Ia diharapkan mampu menjadi nakhoda gerakan mahasiswa yang progresif, vokal, dan adaptif terhadap tantangan zaman.

Dengan berakhirnya Musda ke-1 ini, Aliansi BEM Piaman Laweh menatap masa depan yang lebih terang—mengusung semangat kolaborasi, intelektualitas, dan kepedulian sosial, demi mewujudkan Piaman yang berdaya melalui suara mahasiswa yang terorganisir, progresif, dan berani.