Kisah Pilu Ibu Musliana: Berjuang Seorang Diri Demi Anak-anaknya yang Masih Kecil

Kayong Utara, Kalimantan Barat – KPK Tipikor News
Jumat, 11 Juli 2025 – Perjalanan liputan saya sebagai wartawan KPK Tipikor News, Misransyah, membawa saya bertemu dengan sepupu saya, Mahdip, di Desa Dusun Besar, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Dalam pertemuan penuh keakraban itu, Mahdip dengan penuh empati menceritakan kisah kehidupan seorang perempuan tangguh di desanya, Ibu Musliana.

Cerita Mahdip begitu panjang dan mengalir, hingga membuat saya, sebagai jurnalis, tersentuh dan ingin melihat langsung kondisi yang ia gambarkan. Saya pun diajak menuju kediaman Ibu Musliana, yang berada di pelosok desa. Saat tiba, mata saya langsung disambut dengan kondisi rumah yang sangat memprihatinkan—berdinding kayu tipis, atap seadanya, dan tanpa fasilitas layak.

Ibu Musliana, sosok perempuan yang kini harus menjadi tulang punggung keluarga, menyambut kami dengan senyum penuh kesabaran. Ia kemudian menceritakan kisah hidupnya dengan mata yang basah dan suara yang bergetar.

“Saya kerja apapun yang penting halal, Mas… Kadang saya disuruh nebas (membersihkan kebun), atau bantu-bantu orang di ladang. Asal ada upah, bisa buat beli makan anak-anak,” ucapnya sembari mengusap air mata yang jatuh di pipinya.

Anak-anak Ibu Musliana masih kecil dan sangat membutuhkan perhatian. Namun dalam keterbatasan yang amat berat, ia tetap berjuang tanpa mengeluh. Tidak ada pekerjaan tetap, tidak ada jaminan penghasilan harian, tapi semangat dan cintanya kepada anak-anak menjadi sumber kekuatan yang luar biasa.

Kondisi rumah yang ditinggali pun sangat tidak layak untuk dihuni, namun itu adalah satu-satunya tempat berteduh yang ia miliki. Dengan segala keterbatasan tersebut, Ibu Musliana tetap memilih untuk bekerja keras dan tidak meminta-minta.

Saya sendiri tak mampu membendung air mata ketika melihat langsung kondisi beliau. Di tengah gemuruh program-program bantuan sosial yang digaungkan pemerintah, kisah nyata seperti ini masih sering terlewatkan. Ibu Musliana adalah cerminan nyata perjuangan kaum ibu di pelosok negeri, yang hidup dalam ketidakpastian namun tetap menjaga kehormatan diri dan keluarganya.

Melalui berita ini, kami berharap ada tangan-tangan dermawan atau perhatian dari pihak terkait untuk membantu meringankan beban hidup Ibu Musliana dan anak-anaknya. Mereka berhak mendapatkan kehidupan yang lebih layak dan masa depan yang lebih cerah.

Misransyah – KPK Tipikor News
Dusun Besar, Kayong Utara, 11 Juli 2025