Padang, Sabtu (21/6/2025) – Kebakaran hebat melanda kawasan Panorama Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Sabtu (21/6). Api pertama kali terlihat sekitar pukul 13.00 WIB dan hingga malam hari, kobaran api masih terus meluas tanpa berhasil dipadamkan.
Kebakaran diduga berasal dari lahan semak belukar dan hutan ringan yang berada di tebing jalan lintas Sitinjau Lauik. Lokasi ini dikenal rawan longsor dan kerap dipadati kendaraan. Asap tebal mengepul tinggi, mengganggu jarak pandang pengguna jalan dan memicu kekhawatiran warga.
Tim gabungan yang terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, BPBD, TNI, serta relawan, masih berjibaku di lokasi hingga malam. Namun, medan sulit dan lereng curam menyulitkan proses pemadaman. Hembusan angin kencang serta kondisi vegetasi yang kering memperparah penyebaran api.
> “Kami kesulitan menjangkau beberapa titik api karena berada di lereng curam. Vegetasi yang kering juga membuat api cepat menjalar,” ujar salah satu petugas BPBD di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait luas lahan yang terbakar maupun estimasi kerugian. Meski demikian, tidak ditemukan korban jiwa dalam peristiwa ini. Warga dan pengguna jalan diimbau menjauhi lokasi untuk menghindari risiko kecelakaan dan gangguan pernapasan akibat asap.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada dua kemungkinan: kelalaian manusia dan faktor cuaca ekstrem yang memicu karhutla.
Peristiwa ini menambah deretan panjang kasus kebakaran lahan di Sumatera Barat selama musim kemarau. Pemerintah daerah didesak untuk meningkatkan pengawasan serta kesiapsiagaan, khususnya di kawasan rawan seperti Sitinjau Lauik.
@ilyaldi_kpk tipikor news
