Padang Pariaman 11 Juni — Telah terjadi kecelakaan lalu lintas di pertigaan Simpang Balik Tampaik, Nagari Bisati, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman. Peristiwa ini terjadi pada malam hari, sekitar pukul 23.45 WIB, menurut keterangan dari seorang saksi mata yang berada di lokasi kejadian.
Kecelakaan melibatkan dua kendaraan roda dua. Pengendara pertama, AN (50), datang dari arah Sicincin menuju Simpang Jagung. Sementara itu, pengendara kedua, AP (55), yang berboncengan dengan istrinya SN (50), datang dari arah Bisati menuju Cimpur.
Saat AP hendak memasuki pertigaan Simpang Balik Tampaik, diduga karena minimnya penerangan di kawasan tersebut, ia tidak melihat AN yang datang dari arah berlawanan. Akibatnya, tabrakan pun tidak dapat dihindarkan.
Seorang warga yang berada di lokasi mengatakan,
> “Di simpang ini sering sekali terjadi kecelakaan. Penyebab utamanya karena tidak adanya trotoar di mulut simpang. Permukaan jalan aspal jauh lebih tinggi dari jalan sekitarnya, sehingga kendaraan yang hendak masuk ke simpang harus menanjak tajam.”
Warga juga berharap agar simpang tersebut segera diperbaiki oleh pihak terkait. Minimnya fasilitas jalan dan tidak adanya bibir jalan membuat pengendara yang hendak memasuki pertigaan harus memakan badan jalan, baik siang maupun malam hari, sehingga risiko kecelakaan semakin besar.
Saat ini, kedua korban telah mendapatkan perawatan di Puskesmas Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto. Menurut keterangan petugas medis, keduanya mengalami luka ringan berupa lebam dan beberapa luka jahitan di bagian tubuh tertentu.
Kasus ini telah ditangani oleh pihak Kepolisian Sektor VII Koto Sungai Sariak untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Oleh : ilysaldi Kpk Tipikor news
