Kantor Camat Teluk Kaiely Ibarat Gedung Tua Tanpa Penghuni
Minggu, 30 Maret 2025
Teluk Kaiely, Kabupaten Buru, Maluku — Kantor Camat Teluk Kaiely kini menjadi sorotan masyarakat setempat. Bangunan yang seharusnya menjadi pusat pelayanan publik ini justru tampak sepi, layaknya gedung tua tanpa penghuni. Kondisi ini terungkap setelah Media Pres KPK Tipikor News, yang bergerak dalam pengawasan korupsi, melakukan investigasi langsung di lokasi pada Minggu (19/3/2025).
Ibrahim Wael, wartawan Media Pres KPK Tipikor News, turun langsung ke lapangan untuk mengamati kondisi kantor camat serta menggali informasi dari warga sekitar. Beberapa warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pada masa kepemimpinan Camat Ismail Suamale dan Muhamat Tan, kantor kecamatan selalu terbuka dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Namun, situasi berubah sejak kepemimpinan Camat Fandi Ashari Wael.

Menurut warga, pelayanan publik di Kantor Camat Teluk Kaiely kini tidak berjalan dengan baik. Camat beserta staf ASN yang seharusnya bertanggung jawab terhadap administrasi pemerintahan dan kepentingan masyarakat justru jarang terlihat di kantor. Hal ini menimbulkan keresahan karena masyarakat kesulitan mendapatkan layanan administratif yang semestinya menjadi hak mereka.
Selain buruknya sistem pelayanan, dugaan penyalahgunaan anggaran juga mencuat. Ibrahim Wael mempertanyakan transparansi dalam penggunaan anggaran, termasuk gaji ASN, operasional kecamatan, Alokasi Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD), serta bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH). Ketiadaan pengawasan yang ketat dapat membuka celah bagi potensi korupsi yang merugikan masyarakat.
Media Pres KPK Tipikor News menegaskan bahwa para pejabat dan ASN di Kantor Camat Teluk Kaiely harus menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Anggaran yang diperuntukkan bagi kesejahteraan masyarakat tidak boleh disalahgunakan demi kepentingan pribadi. ASN yang tidak menjalankan tugas dengan benar dan hanya menikmati gaji tanpa bekerja secara optimal dapat dikategorikan sebagai pelanggaran terhadap hak masyarakat.
Masyarakat Teluk Kaiely berharap adanya tindakan tegas dari pihak berwenang untuk membenahi kondisi ini. Pengawasan lebih ketat dan evaluasi kinerja ASN diharapkan dapat dilakukan agar pelayanan publik di kecamatan ini dapat kembali berjalan dengan baik.
MEDIA PRES KPK TIPIKOR NEWS
(Pengawasan Korupsi – Independen dan Terpercaya)
Nama: Yuniar Linda Yati
Jabatan: Wartawan
